Foto Michael Jackson hingga Mick Jagger Muncul dalam Dokumen Terbaru Kasus Jeffrey Epstein

2026-02-04 13:53:00
Foto Michael Jackson hingga Mick Jagger Muncul dalam Dokumen Terbaru Kasus Jeffrey Epstein
- Rilisan terbaru dokumen dan foto-foto terkait kasus perdagangan seks Jeffrey Epstein menggegerkan publik.Sejumlah nama besar dari dunia hiburan dan politik, termasuk mendiang Michael Jackson, mantan Presiden AS Bill Clinton, hingga pentolan The Rolling Stones Mick Jagger, muncul dalam dokumen yang diungkap pada Jumat .Dokumen ini dirilis oleh Departemen Kehakiman AS sebagai bagian dari Undang-Undang Keterbukaan Dokumen Epstein.Baca juga: Siapa Jeffrey Epstein, Kenapa Kasusnya Seret Orang-orang Top Dunia?Beberapa foto yang paling menjadi sorotan menampilkan Bill Clinton dalam berbagai situasi.Salah satu foto menunjukkan Clinton berada di bak mandi air panas bersama Epstein dan kaki tangannya, Ghislaine Maxwell.Foto lain memperlihatkan Clinton sedang makan malam bersama Epstein dan Mick Jagger.Nama besar lainnya yang muncul adalah mendiang Raja Pop Michael Jackson, yang terlihat dalam sebuah foto sedang berpose di samping Epstein.Baca juga: Kronologi Lengkap Kasus Jeffrey Epstein: Dari Laporan 1996 hingga Berkas Dibuka 2025Selain itu, ada pula foto yang menampilkan Jackson bersama Clinton dan penyanyi Diana Ross.Aktor Kevin Spacey, yang sebelumnya telah menghadapi berbagai tuduhan pelecehan seksual, juga terlihat dalam sebuah foto grup bersama Clinton dan Maxwell.Aktor Chris Tucker dari film Rush Hour pun tampak dalam beberapa foto, termasuk saat berpelukan dengan Maxwell di landasan pacu bandara.Baca juga: Email Percakapan Meresahkan Diduga Antara Pangeran Andrew dan Jeffrey Epstein BocorMeski begitu, penting untuk diketahui bahwa pihak berwenang merilis foto-foto ini tanpa konteks yang menjelaskan situasinya, dan kemunculan nama-nama tersebut tidak berarti mereka dituduh terlibat dalam tindakan kriminal.Pihak Bill Clinton, melalui seorang perwakilannya, telah mengeluarkan pernyataan yang menegaskan bahwa Clinton memutuskan hubungan dengan Epstein sebelum kejahatannya terungkap ke publik.Adapun dokumen yang dirilis ini baru merupakan gelombang pertama.Baca juga: Trump Disebut Pernah Gelar Pesta dengan Pelaku Pelecehan Seksual Jeffrey EpsteinPihak berwenang menyatakan bahwa masih ada "ratusan ribu" halaman dokumen lain yang akan dirilis dalam beberapa minggu mendatang.Namun, rilisan ini juga menuai kritik karena banyak bagian dari dokumen yang disunting atau dihitamkan, sehingga dianggap tidak sepenuhnya transparan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Hans Patuwo bukan sosok baru di lingkungan GoTo. Ia telah bekerja hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, GoPay, dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer, dengan fokus pada penguatan operasional dan ekosistem mitra driver.Pada 2021, Hans dipercaya memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di posisi tersebut, ia mengawasi peluncuran layanan pinjaman dan pengembangan aplikasi GoPay, yang kini menjadi salah satu platform fintech terbesar di Indonesia.Baca juga: KPPU Denda TikTok Rp 15 Miliar Karena Telat Lapor Akuisisi TokopediaAwal 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo dan bertanggung jawab atas strategi grup serta proyek migrasi cloud perusahaan. Perannya kembali diperluas pada Juli 2025, ketika ia dipercaya sebagai Presiden On-Demand Services.Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman internasional dengan bekerja di Amerika Serikat, China, dan Singapura. Ia juga pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen global McKinsey.YouTube.com/Gojek Goto, layanan Gojek dan Tokopedia.Penunjukan CEO baru ini terjadi di tengah sorotan pasar terhadap arah strategis perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia itu.Berdasarkan laporan Bloomberg, saham GoTo tercatat naik sekitar 20 persen sepanjang kuartal ini di Bursa Efek Indonesia, mengungguli kinerja sejumlah perusahaan ride-hailing dan pengantaran global.Kenaikan saham tersebut terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham yang menjadi momen penting bagi arah strategis perusahaan, termasuk persetujuan pengangkatan Hans Patuwo sebagai CEO baru.Meski saham GoTo menguat, valuasi perusahaan masih jauh dari masa awal IPO. Kapitalisasi pasar GoTo kini berada di bawah 5 miliar dollar AS, turun drastis dari puncaknya yang sempat menembus 30 miliar dollar AS pada 2022.

| 2026-02-04 11:59