MAJALENGKA, - Hujan deras yang mengguyur pada Rabu , menyebabkan tanah longsor di jalan penghubung Majalengka dengan Sumedang, Jawa Barat, longsor. Tepatnya di jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Bantarujeg dengan Kecamatan Wado, tepatnya di wilayah Desa Salawangi, Kecamatan Bantarujeg.Meskipun tidak ada korban jiwa, longsor tersebut menyebabkan separuh badan jalan amblas dan tanah di bawahnya bergeser, mengakibatkan arus lalu lintas terganggu.Baca juga: 33 Distrik di Jayawijaya Rawan Banjir dan Longsor, Warga Diimbau WaspadaCamat Bantarujeg, Agus Heriyanto, mengonfirmasi bahwa kejadian longsor di lokasi tersebut bukanlah yang pertama. "Pemerintah bahkan sudah melakukan perbaikan sebelumnya, namun kondisi tanah ternyata belum stabil," ujarnya, Kamis ."Awalnya sudah kami tangani dengan menimbun tanah agar bisa dilalui, tapi karena kendaraan tonase berat dan hujan deras, tanah kembali bergeser dan longsor lagi," tambah Agus. Pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat dan merencanakan perbaikan permanen, yang ditargetkan akan rampung dalam dua bulan ke depan."Selama perbaikan, kita batasi kendaraan dengan tonase di atas tiga ton tidak boleh lewat," tambah Agus.Baca juga: Rumah Lansia Rusak Diterjang Longsor, Alhamdulillah Masih Diberi HidupMeskipun terjadi longsor, jalan tersebut tidak ditutup total.Agus meminta pengendara yang melintas untuk berhati-hati karena kondisi jalan licin dan masih rawan longsor susulan."Kami juga sudah urug pakai tanah agar kendaraan pribadi tetap bisa lewat, tapi tetap harus hati-hati," tutur dia.Agus juga menjelaskan tentang jalur alternatif yang bisa digunakan pengendara yang menuju Majalengka atau Sumedang, yaitu melalui jalur Desa Salawangi–Desa Siliwangi, atau Dusun Cibitung.Namun, jalur ini lebih sempit dan hanya bisa dilalui kendaraan secara bergantian."Kalau mobil besar berpapasan agak sulit, jadi pengendara harus sabar dan tetap waspada," tambahnya.Untuk mencegah kepadatan arus lalu lintas, pihaknya telah memasang plang informasi dan rambu peringatan di sejumlah titik strategis, seperti di Alun-alun Talaga, perempatan Talaga–Cikijing, dan Jalan Ciranca Kecamatan Malausma.
(prf/ega)
Jalan Penghubung Majalengka-Sumedang Longsor, Kendaraan Berat Dilarang Melintas
2026-01-12 03:44:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:09
| 2026-01-12 02:58
| 2026-01-12 01:47
| 2026-01-12 01:36










































