BENGKULU, - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B. Najamudin mengutus staf khusus untuk mengusut kasus penembakan lima petani dan melukai satu karyawan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Selatan, Rabu .Staf khusus yang diutus untuk menggali dan mengumpulkan informasi tersebut yakni Brigjen Pol Esmed Eryadi."Kami ditugaskan ketua DPD RI untuk menggali dan mengumpulkan informasi terkait penembakan petani untuk mengklarifikasi berita di lapangan dan memastikan permasalahan bahwa pemerintah hadir," kata Brigjen Pol Esmed di Bengkulu Selatan, Rabu .Ia menambahkan pihaknya juga melakukan klarifikasi ke Polres Bengkulu Selatan terkait penegakan hukum dan proses yang berjalan, termasuk klarifikasi ke Pemerintah Bengkulu Selatan yang telah membantu pemulihan korban.Baca juga: Kisruh Berdarah di Perkebunan Sawit, PT ABS Tegaskan Perusahaan Mereka Legal secara Hukum"Kedepannya kami berharap tidak terjadi lagi peristiwa ini, dan pemda juga akan menggali lagi sumber permasalahan," kata dia.Esmed menegaskan bahwa perhatian DPD RI terhadap peristiwa ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam setiap konflik agraria yang berdampak pada keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.Menurut dia, negara tidak boleh abai ketika rakyat menjadi korban dalam sengketa lahan yang melibatkan perusahaan besar.Terkait adanya korban dalam insiden penembakan tersebut, Esmed menyampaikan bahwa Ketua DPD RI meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti kasus ini secara serius."Jika memang ada unsur perbuatan melawan hukum, apalagi sampai menimbulkan korban, maka proses hukum harus berjalan secara transparan dan tuntas. Tidak boleh ada yang ditutupi," tegasnya.Baca juga: 5 Petani di Bengkulu Selatan Ditembak Sekuriti Perusahaan Sawit, Walhi Minta InvestigasiHasil pertemuan dan investigasi ini nantinya akan dilaporkan ke ketua DPD RI dan akan dikoordinasikan dengan kementerian terkait."Tentunya nanti laporan ini menjadi bahan ketua DPD untuk dikoordinasikan ke kementerian ATR/BPN," ungkap dia.Esmed mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog sebagai solusi penyelesaian konflik."Ketua DPD RI berpesan agar semua pihak duduk bersama dengan kepala dingin. Konflik seperti ini hanya bisa selesai melalui komunikasi yang sehat dan solusi yang mengutamakan kepentingan rakyat," tutup Esmed.DPD RI memastikan akan terus memantau perkembangan kasus tersebut dan siap memfasilitasi pertemuan antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pihak perusahaan demi terciptanya penyelesaian yang damai dan berkeadilan.Esmed menyampaikan bahwa dirinya telah menjenguk korban bernama Buyung yang menjadi korban paling parah dan sedang dirawat di RS M Yunus Bengkulu."Kami sudah cek ke rumah sakit kemarin korban sedang menjalani operasi," ujar Esmed.Sebelumnya diberitakan, Senin lima petani tertembak oleh keamanan perusahaan perkebunan kelapa sawit. Dari pihak perusahaan satu karyawan mengalami luka dan kritis di rumah sakit.
(prf/ega)
Ketua DPD RI Kirim Staf Khusus Telusuri Kasus Penembakan 5 Petani di Kebun Sawit
2026-01-12 05:41:50
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:26
| 2026-01-12 04:37
| 2026-01-12 03:49










































