Prabowo Pamer MBG di Indonesia Lebih Cepat dari Brasil: 44 Juta Penerima dalam Setahun

2026-01-12 17:55:54
Prabowo Pamer MBG di Indonesia Lebih Cepat dari Brasil: 44 Juta Penerima dalam Setahun
- Presiden Prabowo memamerkan dan membanggakan capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia yang lebih cepat dari Brasil.Capaian MBG di Indonesia bahkan diklaim menjadi salah satu prestasi tercepat dan terbesar di dunia.Hal itu disampaikan Kepala Negara saat Peresmian Peluncuran Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas di SMPN 4 Kota Bekasi, pada Senin .Baca juga: Ada Ulat di Menu MBG Siswa MTsN 1 Palangka Raya, BGN Selidiki PenyebabnyaPrabowo mengatakan, saat ini penerima MBG di Indonesia telah mencapai 44 juta. Ini diklaim menjadi salah satu prestasi tercepat dan terbesar di dunia."Presiden Brasil menyampaikan ke saya, Brasil memerlukan 11 tahun untuk mencapai 40 juta. Kita belum sampai 12 bulan, sudah mencapai 44 juta," ujarnya dilansir dari laman Sekretariat Presiden (Setpres).Namun, pemerintah masih belum puas dengan capaian tersebut. Sebab, target pemerintah adalah 82,9 juta penerima MBG.Baca juga: Harga Telur Naik akibat MBG, Ini Kata Wamen Perdagangan Dyah RoroPrabowo juga menyebut masih banyak masyarakat, terutama anak-anak, yang ia temui menanyakan tentang program MBG karena belum menerima."Jadi, Saudara-saudara, 44 juta kita bersyukur. Masih ada 40 juta anak dan ibu-ibu hamil yang belum terima," katanya."Tapi saya minta kesabaran, ini adalah yang paling cepat yang kita mampu, karena ini adalah uang rakyat harus disiapkan dengan baik, persiapannya harus matang supaya tidak terjadi penyimpangan," imbuh Presiden.Baca juga: Soal Keracunan MBG, Prabowo: Sakit Perut Biasa Sebetulnya, tapi Kita Tanggung JawabMenurut Prabowo, dari jutaan MBG yang disalurkan, memang ada kekurangan. Terutama soal isu keracunan."Yang namanya sakit perut, biasa sebetulnya. Makan di warung, sering. Saya makan di rumah saja juga sering salah makan, kadang-kadang kurang cuci tangan," ujarnya.Akan tetapi, pemerintah tetap mengambil alih tanggung jawab. Selain itu, memantau prosedurnya lebih ketat agar tidak ada sedikit pun kesalahan."Kita minta semua prosedur yang perlu diambil, harus diambil. Alat pembersih ompreng, alat filtrasi air, dan sebagainya, dan sebagainya," tambahnya.Baca juga: Pemprov Kalteng Akui Akses Sulit jadi Kendala Distribusi MBG ke Desa TerpencilLanjut Presiden, walaupun ada beberapa pihak yang tidak setuju terkait MBG, ia menilai juga banyak pihak yang menyetujui karena terasa besar manfaatnya."Tanya guru-guru, anak-anak itu merasa manfaat atau tidak dapat makanan sekali makan di sekolah. Saya, aku yakin mereka merasakan manfaatnya. Mereka akan jadi lebih kuat. Dia akan makan protein, dia akan jadi lebih tinggi, ototnya lebih baik, tulangnya lebih kuat, sel otaknya lebih cerdas," tukas Prabowo.


(prf/ega)