Pengasuh Ponpes di Situbondo Sebut Atap Ambruk Usai Hujan Deras Disertai Angin Kencang

2026-02-02 03:00:20
Pengasuh Ponpes di Situbondo Sebut Atap Ambruk Usai Hujan Deras Disertai Angin Kencang
- Atap Pondok Pesantren Syekh Abdul Qodir Jailani di Desa Blimbing, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, ambruk pada Rabu dini hari.Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 00.30 WIB itu mengakibatkan 19 santriwati putri tertimpa reruntuhan atap dan genteng. Akibat insiden ini, belasan korban mengalami luka-luka dan dilarikan ke Puskesmas Besuki, RSUD Besuki, serta RSIA Jatimned.Satu santriwati dilaporkan meninggal dunia, sementara tiga lainnya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.Baca juga: Kesaksian Santriwati Korban Asrama Ponpes Ambruk di Situbondo: Saya Terlelap, Tiba-tiba RuntuhKorban meninggal dunia diketahui bernama P (12), seorang santriwati asal Dusun Rawan, Desa Besuki.P yang merupakan siswi SMP ini telah dimakamkan oleh keluarganya di tempat pemakaman umum setempat. Kapolsek Besuki, AKP Febry Hermawan, mengonfirmasi bahwa belasan korban telah dilarikan ke rumah sakit, dan satu di antaranya meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis.Baca juga: Tragedi Asrama Putri Ponpes di Situbondo Ambruk, Tewaskan 1 SantriwatiPengasuh Pondok Pesantren Syekh Abdul Qodir Jailani, KH Muhammad Hasan Nailul Ilmi, membenarkan peristiwa tersebut dan menjelaskan bahwa atap kamar santri putri ambruk setelah hujan deras disertai angin kencang."Setelah baru terdengar suara gemuruh asrama santri, yang ambruk itu atapnya dan bangunan tembok masih kokoh dan utuh,” ujarnya, dikutip dari Tribun Jatim.KH Muhammad Hasan juga menyebutkan bahwa korban segera dievakuasi ke puskesmas dan rumah sakit terdekat. Dari total 19 santriwati yang menjadi korban, hanya empat yang dirawat inap. Dua orang dirawat di RSUD Besuki dan RSIA Jatimned, sedangkan dua lainnya harus menjalani operasi karena luka yang cukup parah.Baca juga: 1 Santri di Ponpes Dalwa Pasuruan Meninggal Terjatuh dari Tangga, Polisi Masih Melakukan PenyelidikanSalah satu korban, Aura Adelia (14), warga Desa Bungatan, Kecamatan Bungatan, mengungkapkan bahwa kejadian ambruknya atap tersebut terjadi pada pukul 01.00 WIB. "Kejadiannya dini hari, saya bangun tahu-tahunya sudah ambruk," kata Aura saat ditemui di RSUD Besuki. Aura mengalami cedera pada kaki kanan dan harus menunggu proses jahitan dari dokter. Rencananya akan dijahit pada Kamis .Aura juga menyebutkan bahwa ia tidak mengetahui secara pasti jumlah korban, namun mendengar kabar ada sekitar sepuluh orang yang terlibat."Saya kurang hafal korbannya ada berapa, kabarnya ada 10 orang, satu meninggal dunia, saya tidak tahu namanya," ujarnya.Baca juga: Baznas Ingin Libatkan Ponpes dan UMKM Binaan untuk Pasok Bahan Pangan MBGKapolsek Besuki, AKP Febry Hermawan, menambahkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres dan tim identifikasi terkait insiden ini."Kami masih melakukan penyelidikan mengenai penyebab ambruknya atap tersebut. Kapolres sudah berangkat ke lokasi," ungkapnya.Sebagian artikle telah tayang di Kompas.com dengan judul: Asrama Putri Ponpes di Situbondo Ambruk, Diduga Ada Santriwati Meninggal dan Tribun Jatim dengan judul: BREAKING NEWS : Atap Pondok Pesantren di Situbondo Ambruk Timpa Belasan Santri, 1 Tewas.   


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-02 03:19