Kronologi Penipuan WO Ayu Puspita, Korbannya di Mana-mana

2026-01-12 05:21:59
Kronologi Penipuan WO Ayu Puspita, Korbannya di Mana-mana
JAKARTA, - Wedding organizer Ayu Puspita melakukan penipuan terhadap para pengantin.Dugaan penipuan ini terungkap setelah seorang perias pengantin mengunggah laporan mengenai pernikahan bermasalah di Jakarta Barat dan Jakarta Utara, Sabtu . “Jadi dia ada beberapa acara hari Sabtu itu, terus ternyata bermasalah. Katering makanannya enggak datang, cuma ada dekornya,” jelas salah seorang korban, Tamay (26), saat dihubungi Kompas.com, Minggu .Unggahan tersebut memicu perhatian warganet. Sejumlah orang yang mengaku sebagai korban lain kemudian memenuhi kolom komentar dan berkoordinasi melalui grup WhatsApp untuk menyamakan informasi.Baca juga: Modus Penipuan WO Ayu Puspita: Janjikan Paket Lengkap, Fasilitas Tak Pernah DatangDari hasil diskusi, para korban menduga WO menawarkan paket layanan yang serupa dan menggiurkan kepada banyak pasangan, sehingga menarik banyak pesanan dalam waktu bersamaan. Kini pemilik WO Ayu Puspita telah dibawa ke Mapolres Jakarta Utara bersama sejumlah korban yang ingin mendapatkan penjelasan terkait dugaan penipuan tersebut. “Ini semua sudah di Polres Jakarta Utara. Termasuk owner-nya, semuanya, marketingnya. Mereka berkelit. Pokoknya enggak jelas lah, kami enggak dapat titik terangnya,” ujar Tamay.Sebanyak 200 orang menggeruduk rumah pemilik Wedding Organizer (WO) Ayu Puspita di Jalan Beton, Kayu Putih, Jakarta Timur setelah dugaan penipuan layanan pernikahan viral di media sosial.Aksi penggerudukan itu berlangsung pada Minggu malam dan memicu penanganan kepolisian lintas wilayah.Baca juga: Pemilik WO Cipayung Ngaku Bakal Jual Aset untuk Ganti Rugi KliennyaKorban mengaku mengalami kerugian dan menuntut Ayu Puspita untuk tanggung jawab atas perbuatannya.Kanit Reskrim Polsek Cipayung, Iptu Edi Handoko, menjelaskan bahwa sejumlah korban sempat mendatangi Polsek Cipayung untuk membuat laporan.Namun banyaknya korban dari sejumlah daerah, mereka diarahkan membuat laporan ke Polda Metro Jaya."Jadi korbannya ke sini, ke Polsek semua nih, menurut piket. Namun, begitu sampai ini, diarahkan lah karena LP (Laporan Polisi) itu sudah ada yang buat ke Polda Metro," ujar Edi."Korban-korban yang lain dari Cimanggis, dari Cileungsi, sama dari Bogor, dari Bekasi, datang ke situ. Terus akhirnya dibawa ke sana (Polda)," ungkapnya.Baca juga: Korban Penipuan WO Ayu Puspita Pesan Katering 1.000 Porsi, yang Datang Cuma 20 PorsiMeski lokasi penggerebekan berada di wilayah hukum Polsek Cipayung, Edi memastikan terduga pelaku tidak diamankan di Polsek Cipayung.


(prf/ega)