JAKARTA, - Ribuan pekerja garmen di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, kembali bernapas lega setelah pabrik tempat mereka menggantungkan hidup kembali beroperasi. Pabrik garmen yang sempat dinyatakan pailit dan menghentikan seluruh aktivitas produksi itu kini kembali beroperasi, sekaligus membuka harapan baru bagi para pekerja dan masyarakat sekitar.Pabrik yang berlokasi di Jalan Lingkar Luar Pemalang, Desa Kabunan, Kecamatan Taman, tersebut kembali dioperasikan oleh PT Wong Hang Bersaudara (WHB) pada Jumat . Baca juga: Bongkar Penyelundupan Garmen, Bos Bea Cukai: Kami Tak Akan Berikan Ruang Masuknya Barang MerugikanSHUTTERSTOCK/AIPCREATIVE Ilustrasi industri tekstil. Di bawah kepemimpinan generasi keempat, yakni Stephen Wongso, Samuel Wongso, dan Alfindra Amanda, WHB memastikan pengoperasian kembali pabrik garmen ini akan menyerap hingga 1.500 tenaga kerja sampai akhir 2025.Saat ini, pabrik telah mempekerjakan sekitar 1.300 karyawan yang mayoritas merupakan warga lokal. Kegiatan usaha yang dijalankan mencakup pabrik garmen, pabrik sepatu, konstruksi dan meubelair, MEP dan K3, serta IT dan advertising.“Momen hari ini adalah tombol hidup. Dari pabrik yang sempat padam, kita nyalakan lagi menjadi pabrik yang menyala, ini bukan hanya sekedar mesin yang berputar, tetapi hidup ribuan keluarga kembali berjalan,” ujar Alfindra dalam keterangan pers.Baca juga: Industri Garmen dan Tekstil Butuh Penyederhanaan Aturan Impor Bahan BakuIa menambahkan, visi dan misi WHB selaras dengan arah kebijakan pemerintah, khususnya dalam membuka lapangan kerja, memperkuat produksi dalam negeri, serta membangun kemandirian bangsa.
(prf/ega)
Pabrik Garmen Pemalang Bangkit Usai Pailit, Target Serap 1.500 Pekerja
2026-01-12 19:17:39
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 19:53
| 2026-01-12 19:04
| 2026-01-12 18:26
| 2026-01-12 18:16
| 2026-01-12 18:01










































