– Kepedulian sosial Komisaris Utama MedcoEnergi, Yani Yuhani Panigoro tumbuh dari nilai-nilai keluarga yang tertanam sejak kecil.Jejak filantropinya tidak hanya tercermin dari berbagai program perusahaan, tetapi juga dari keterlibatan personal dalam bidang pendidikan, pemberdayaan usaha kecil, hingga pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat.Bagi Yani, filantropi bukan sekadar kegiatan berbagi materi, melainkan kebiasaan hidup yang diwariskan oleh orangtuanya. Nilai tersebut membentuk cara pandangnya dalam memaknai keberhasilan dan tanggung jawab sosial.“Filantropis itu saya melihat teladan dari ayah dan ibu saya. Sejak saya kecil, ibu saya selalu membawa kami, anak-anaknya, itu ke panti asuhan. Misalnya setiap hari raya, kami diharuskan membungkus bingkisan buat anak-anak di pantai asuhan,” jelas Yani saat diwawancarai Kompas.com di Jakarta Pusat, Rabu .Baca juga: Yani Yuhani Panigoro dan Perannya untuk Isu Perempuan di PerusahaanMenurut perempuan 74 tahun itu, kebiasaan berbagi tersebut terus ia bawa hingga dewasa. “Kegiatan seperti itu sudah menjadi suatu kebiasaan. Berapapun pendapatan yang kita peroleh, walaupun saya masih fresh graduate, tapi saya sisihkan sebagian kecil untuk disumbangkan,” ujarnya.Nilai konsistensi dalam berbagi itu kemudian terwujud dalam berbagai peran yang ia jalani di Medco Group, termasuk ketika dipercaya memimpin unit yang fokus pada tanggung jawab sosial perusahaan.Salah satu tonggak penting dalam perjalanan filantropi Yani adalah ketika ia diminta memimpin Sarana Jabar Ventura, perusahaan Corporate Social Responsibility (CSR) MedcoEnergi yang berfokus pada pemberian modal usaha skala kecil.Baca juga: Ketua Dewan Pers: Budaya Filantropi Indonesia Kuat, Krisis Kepercayaan Menghambat/Fredikus Tuto Ke Soromaking Komisaris Utama MedcoEnergi Yani Panigoro saat ditemui di Menara Kompas, Jakarta Pusat, Rabu “Waktu itu Pak Arifin minta saya memimpin Sarana Jabar Ventura, itu perusahaan CSR-nya dari MedcoEnergi untuk memberikan modal yang kecil terhadap usaha kecil dan usaha baru,” tutur Yani.Dalam peran tersebut, Yani turun langsung ke lapangan untuk memahami kondisi pelaku usaha kecil dan menengah.“Di situ saya blusukan ke daerah di Jawa Barat untuk melihat bagaimana usaha kecil dan menengah itu bergerak,” katanya.Baca juga: UMKM Sulit Dapat Akses Pembiayaan? OJK Ungkap AlasannyaTak berhenti di situ, Yani juga merambah dunia kampus untuk menjaring calon pengusaha muda. Ia mendorong mahasiswa agar menyelesaikan pendidikan terlebih dahulu sebelum terjun ke dunia usaha.“Kemudian saya masuklah ke kampus-kampus untuk memberikan modal usaha baru, dari situ saya dapat jaringan mahasiswa yang saya imbau sekolah dulu, lalu kalau sudah lulus baru jadi pengusaha,” ujar Yani.Pendekatan tersebut, menurutnya, membuahkan hasil nyata dan berdampak signifikan terhadap wirausaha pengusaha muda.“Alhamdulillah, dengan ketekunan mereka, sekarang sudah jadi pengusaha yang kalau secara keuangan dari luar sudah baik,” katanya.Baca juga: 50 Kata-kata Selamat Hari Ibu, Ungkapan Tulus untuk Sosok Paling Berarti
(prf/ega)
Kiprah Filantropis Yani Yuhani Panigoro Tumbuh dari Keluarga
2026-01-12 03:42:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:59
| 2026-01-12 03:33
| 2026-01-12 03:25










































