- Natal kerap identik dengan pohon cemara, tukar kado, dan makan malam bersama keluarga. Namun di berbagai belahan dunia, perayaan Natal hadir dalam bentuk yang jauh lebih beragam, dipengaruhi sejarah, iklim, hingga nilai sosial masyarakatnya. Tradisi-tradisi ini menunjukkan bahwa Natal bukan semata soal pertukaran hadiah, melainkan tentang kebersamaan, refleksi, dan komunitas.Berikut 15 perayaan Natal unik dari berbagai negara, seperti dilansir dari BBC dan Country Living, Selasa .Baca juga: Semarak Natal 2025, 1.200 Penyanyi Ramaikan Christmas Carol Colossal di FX Hari IniDi Islandia, Natal identik dengan Jólabókaflóð atau “banjir buku Natal”. Pada malam 24 Desember, keluarga saling bertukar buku lalu menghabiskan malam dengan membaca di bawah cahaya lilin.Menurut BBC, tradisi ini muncul sejak Perang Dunia II ketika kertas menjadi salah satu barang yang tidak dirasionalisasi. Buku menjadi hadiah Natal yang paling masuk akal dan bertahan hingga kini sebagai simbol kecintaan masayarakat pada literasi.Baca juga: 4 Aplikasi untuk Pantau Jalan Macet saat Libur Natal dan Tahun BaruKompas.com/Dian Erika Pohon Natal raksasa setinggi 5 meter di lantai 4 Plaza Indonesia yang menjadi favorit pengunjung, Rabu .Di Jepang, Natal bukan perayaan keluarga besar, melainkan momen romantis bagi pasangan, mirip Hari Valentine. Restoran penuh reservasi dan kue stroberi khas Natal, kurisumasu keki, menjadi simbol perayaan. Natal di Jepang lebih menekankan hubungan personal dibandingkan nilai religius.Natal di Australia dirayakan di bawah terik matahari. Salah satu tradisi paling populer adalah pertandingan kriket keluarga di halaman rumah atau pantai, yang menekankan partisipasi, bukan kemenangan.Permainan tersebut harapannya bisa mempererat keakrabat setiap anggota keluarga di Hari Natal.Baca juga: 50 Ucapan Natal dan Tahun Baru yang Personal dan HangatMasyarakat Finlandia mengunjungi makam keluarga pada malam Natal untuk menyalakan lilin. Tradisi ini mengubah pemakaman menjadi lautan cahaya yang hening dan reflektif.Menurut situs resmi This Is Finland, sekitar 75 persen keluarga Finlandia menjalankan tradisi ini sebagai bentuk penghormatan lintas generasi.Di Ukraina Barat, hiasan Natal berupa jaring laba-laba dipercaya membawa keberuntungan. Tradisi ini berasal dari legenda rakyat tentang laba-laba yang mengubah pohon Natal keluarga miskin menjadi berkilau. Laba-laba dipandang sebagai simbol harapan dan kemakmuran, bukan sesuatu yang harus disingkirkan.Baca juga: Catat Waktunya, Ini Jadwal Misa Natal 2025 di Gereja-gereja Kota Bandung
(prf/ega)
Perayaan Natal Unik di Dunia, dari Baca Buku hingga Rayakan Laba-laba
2026-01-12 22:00:59
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 22:15
| 2026-01-12 21:57
| 2026-01-12 21:45
| 2026-01-12 20:56
| 2026-01-12 20:43










































