Intip Keseruan Honda Culture Indonesia 2025

2026-01-12 04:00:54
Intip Keseruan Honda Culture Indonesia 2025
JAKARTA, - PT Honda Prospect Motor (HPM) resmi menggelar Honda Culture Indonesia. Acara berlangsung di Cibis Park, Jakarta Selatan, selama dua hari (15-16/11/2025).Perayaan terbesar kumpul komunitas dengan tema "Menyala Sepanjang Masa" ini, diadakan sebagai ajang pertemuan komunitas mobil terbesar sekaligus perayaan budaya otomotif bagi komunitas dan penggemar Honda di seluruh Indonesia."Lebih dari 600 mobil dan 1.000 anggota komunitas berpartisipasi dalam Honda Culture Indonesia tahun ini. Kali ini berkumpul di jakarta merayakan puncaknya. Dari perjalanan roadshow kemarin kami bawa 10 favorite cars yang tampil sebagai perwakilan mobil culture dari setiap kota yang kami," ucap President Director. PT Honda Prospect Motor, Shugo Watanabe, Sabtu .kompas.com/nanda Honda Culture Indonesia Pengunjung akan disambut oleh pameran mobil ikonik Honda lintas generasi, dari model legendaris yang membangkitkan nostalgia hingga karya modifikasi kreatif yang mencerminkan semangat muda dan inovasi.Baca juga: Beda Mesin Suzuki Fronx yang Dapat Diskon Besar Jelang Akhir 2025Selain itu, Honda juga menyiapkan beragam zona aktivitas menarik, seperti kompetisi modifikasi, Trunk Market yang menghadirkan produk komunitas seperti pakaian, suku cadang, serta koleksi unik.Ada juga aktivitas purnajual pada Honda Service Point yang menyediakan layanan perawatan, suku cadang, serta program penjualan dan promo khusus bagi pengunjung.Salah satu kolaborasi menarik tahun ini datang dari Twilo, yang menggandeng street artist dan skateboarder untuk menghadirkan modifikasi pada Honda Brio dan Honda Type R, menampilkan sentuhan khas budaya jalanan.kompas.com/nanda Honda Culture Indonesia 2025Komunitas fotografi Hayomoto juga turut menampilkan 30 karya terbaik dari tantangan “Through the Years, Through the Lens”, hasil dokumentasi roadshow Honda Culture Indonesia di 10 kota.Suasana acara makin semarak dengan hiburan musik utama dari musisi ternama, seperti Diskopantera dan Moluccan Soul pada Sabtu, 15 November, serta Diskoria dan Neida pada Minggu, 16 November 2025.Baca juga: Awas, Ada Pekerjaan Jalan di Tol Cipularang-PadaleunyiPerpaduan antara otomotif, musik, dan gaya hidup urban ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang hangat, kreatif, dan penuh energi positif bagi seluruh pengunjung.Acara ini akan dihadiri 37 komunitas Honda yang memiliki lebih dari 100 chapter dan 50.000 anggota di seluruh Indonesia.kompas.com.nanda Honda Culture Indonesia 2025Melalui acara ini, Honda menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan komunitas, memperluas kolaborasi lintas bidang, serta menghadirkan pengalaman yang memadukan otomotif, kreativitas, dan gaya hidup modern. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Secara medis, luka dapat dibedakan berdasarkan seberapa dalam jaringan tubuh yang rusak.Luka superfisial adalah jenis luka yang hanya mengenai sebagian lapisan kulit, seperti goresan atau lecet. Luka jenis ini biasanya tidak terlalu dalam dan dapat sembuh dalam waktu cepat.“Luka superfisial itu yang terputus kontinuitasnya hanya sebagian lapisan kulit,” kata dr. Heri.Berbeda dengan luka superfisial, luka dalam biasanya menembus lapisan kulit hingga mengenai jaringan otot, bahkan tulang. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan dan risiko infeksi yang lebih tinggi.Umumnya, luka dalam memerlukan penanganan medis segera karena proses penyembuhannya lebih kompleks dibanding luka ringan.“Kalau dia luka dalam, itu tembus dari kulit bisa sampai ke otot. Bahkan kalau traumanya berat, bisa sampai ke tulang,” lanjut dr. Heri.Baca juga: SHUTTERSTOCK/NONGASIMO Beda jenis luka, beda penyebab dan cara penyembuhannya. Memahami jenis luka penting agar penanganannya tepat, simak penjelasan dokter.Selain dari kedalamannya, luka juga dapat dikategorikan berdasarkan waktu penyembuhannya menjadi luka akut dan kronis.Menurut dr. Heri, luka akut adalah luka yang sembuh melalui proses alami tubuh dan biasanya pulih dalam waktu beberapa minggu.“Luka juga bisa diklasifikasikan menurut waktu sembuhnya, itu menjadi luka yang akut dan luka yang kronis,” ucap dr. Heri.“Luka yang akut itu adalah luka yang sembuh dengan proses alamiah, yang seharusnya dia bisa sembuh sekitar empat sampai delapan minggu,” tambahnya.Ketika penyembuhan tidak berjalan semestinya, kategori luka bisa berubah menjadi luka kronis, artinya luka yang mengalami proses sembuh lebih lama.“Kalau proses sembuhnya mengalami gangguan, dia akan menjadi suatu luka yang kronis, yang bisa sampai berminggu-minggu, berbulan-bulan, sampai bertahun-tahun,” ujar dr. Heri.Faktor yang bisa menyebabkan luka menjadi kronis antara lain infeksi, kekebalan tubuh, hingga penyakit penyerta seperti diabetes.

| 2026-01-12 03:10