Bukan ke Timnas Indonesia, Timur Kapadze Resmi Jadi Pelatih Navbahor FK

2026-02-02 23:19:52
Bukan ke Timnas Indonesia, Timur Kapadze Resmi Jadi Pelatih Navbahor FK
- Mantan pelatih Timnas Uzbekistan, Timur Kapadze memilih meninggalkan isu melatih Timnas Indonesia dengan menerima pinangan dari klub Navbahor FK.Sebelumnya, Timur Kapadze sempat dihubungkan dengan kursi pelatih Timnas Indonesia, di mana PSSI telah melakukan komunikasi dengan dirinya.Dalam kesempatan sebelumnya, Timur Kapadze juga sempat mengunjungi Indonesia selama satu pekan untuk berlibur baru-baru ini.Kedatangan Timur Kapadze di Indonesia sempat memunculkan spekulasi bahwa dirinya akan menggelar pertemuan dengan PSSI.Baca juga: Isi Pembicaraan Sumardji Saat Video Call dengan Timur KapadzeNamun, tidak adanya kepastian kepada dirinya, Kapadze langsung bergerak cepat dengan mempertimbangkan tawaran dari klub tertua di Uzbekistan, Navbahor FK. Setelah kembali dari kunjungannya ke Indonesia, Timur Kapadze langsung menandatangani kontrak dengan Navbahor FK.Namun, durasi tugasnya sebagai pelatih klub yang berdiri sejak 1978 ini belum diungkapkan."Klub sepak bola Navbahor hari ini secara resmi memperkenalkan Timur Kapadze sebagai pelatih kepala baru," ungkap Navbahor melalui akun media sosialnya pada Senin .Baca juga: Thom Haye Tanggapi Rumor Timur Kapadze Pelatih Timnas IndonesiaPihak klub juga mengonfirmasi bahwa telah dilakukan pembicaraan mengenai kerjasama dengan Navbahor FK.Selain itu, terdapat kesepakatan antara Timur Kapadze dan pihak manajemen untuk merencanakan visi tim ke depan."Kedua pihak telah menandatangani kontrak kerja sama," tambah Navbahor.Timur Kapadze adalah sosok yang dikenal luas dalam dunia sepak bola Uzbekistan.Baca juga: Media Uzbekistan Ungkap Alasan Kunjungan Timur Kapadze ke IndonesiaSelama karier kepelatihannya, ia telah menangani tim dari berbagai level, mulai dari tim muda hingga tim nasional senior.Di bawah kepemimpinannya, tim-tim tersebut berhasil meraih prestasi signifikan di tingkat internasional.Salah satu pencapaian terbesarnya adalah membawa timnas Uzbekistan lolos ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dalam pembukaan forum yang berlangsung di Hedley Bull Lecture Theater 3 tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq juga menekankan bahwa pembudayaan Bahasa Indonesia tak lagi hanya menjadi urusan domestik, tetapi sudah menjadi bagian dari strategi diplomasi yang relevan di tengah perubahan geopolitik kawasan.Ia menyebut bahwa posisi Indonesia dan Australia yang semakin strategis dalam dinamika Indo-Pasifik membuat penguatan bahasa menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.Menurutnya, kedua negara tidak hanya berbagi kedekatan geografis dan hubungan diplomatik yang panjang, tetapi juga berada pada simpul penting ekonomi masa depan.Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia dan Australia sama-sama memiliki peran besar dalam rantai pasok mineral strategis yang menjadi tulang punggung transisi energi dan industri berkelanjutan. Situasi ini menempatkan kerja sama kedua negara bukan semata hubungan bilateral, tetapi bagian dari arsitektur geoekonomi global.Di atas fondasi itulah, bahasa dan pendidikan dipandang sebagai jembatan yang memperkuat kemitraan jangka panjang. Penguasaan Bahasa Indonesia di Australia maupun peningkatan pemahaman budaya di kedua belah pihak diyakini mampu memperluas ruang kolaborasi, mulai dari dunia akademik, industri, hingga diplomasi publik.“Saya hadir mewakili Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bapak Abdul Mu’ti dalam acara Kongres Pertama Bahasa Indonesia ini untuk menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam memperkuat peran Bahasa Indonesia di kawasan regional dan global melalui diplomasi pendidikan dan kebudayaan,” tegasnya.

| 2026-02-02 22:02