Serangan Pakistan Tewaskan 10 Orang di Afghanistan, Taliban Akan Balas!

2026-02-02 09:59:35
Serangan Pakistan Tewaskan 10 Orang di Afghanistan, Taliban Akan Balas!
Pemerintah Taliban di Afghanistan bersumpah akan "merespons dengan tepat" setelah serangan udara Pakistan menewaskan 10 orang di wilayahnya."Pasukan invasi Pakistan membombardir rumah seorang warga sipil setempat," tulis juru bicara pemerintah Taliban, Zabihullah Mujahid di media sosial X."Akibatnya, sembilan anak (lima anak laki-laki dan empat anak perempuan) dan seorang perempuan gugur di Provinsi Khost," ujarnya.Serangan udara yang menargetkan wilayah perbatasan Kunar dan Paktika tersebut juga melukai empat warga sipil lainnya, tambah Mujahid.Serangan tersebut dilakukan dengan drone dan pesawat terbang, menurut Mustaghfir Gurbuz, juru bicara gubernur Khost."Imarah Islam mengutuk keras pelanggaran ini dan menegaskan kembali bahwa mempertahankan wilayah udara, teritorial dan rakyatnya adalah hak sahnya, dan akan merespons dengan tepat pada waktu yang tepat," kata Mujahid dalam pernyataan terpisah, dilansir kantor berita AFP, Selasa (25/11/2025).Militer Pakistan belum berkomentar mengenai serangan tersebut.Serangan tersebut terjadi menyusul serangan bunuh diri pada hari Senin (24/11) yang menargetkan markas besar pasukan paramiliter Kepolisian Federal Pakistan di Peshawar. Serangan itu menewaskan tiga perwira dan melukai 11 orang lainnya. Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Namun, stasiun penyiaran negara, PTV melaporkan bahwa para penyerang adalah warga negara Afghanistan. Presiden Pakistan Asif Zardari menyalahkan "Fitna al-Khawarij yang didukung asing" -- istilah Islamabad untuk kelompok militan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) yang dituduh beroperasi dari tanah Afghanistan.Ledakan bom bunuh diri lainnya di ibu kota Pakistan, Islamabad, bulan ini menewaskan 12 orang dan diklaim oleh sebuah faksi Taliban Pakistan, yang memiliki ideologi yang sama dengan Taliban Afghanistan.Islamabad menyalahkan sel militan yang "dibimbing di setiap langkah oleh... komando tinggi yang berbasis di Afghanistan" atas serangan di ibu kota Pakistan tersebut.Hubungan antara Pakistan dan Afghanistan telah tegang sejak Taliban kembali berkuasa di Afghanistan pada tahun 2021. Hubungan kian memburuk setelah bentrokan mematikan di perbatasan pada bulan Oktober yang menewaskan sekitar 70 orang dari kedua belah pihak.Simak juga Video: Taliban Klaim Tewaskan 58 Tentara Pakistan dalam Baku Tembak[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-02 10:15