Sebulan Pascabanjir Aceh Utara, Warga: Pak Menteri PU, Kapan Jembatan Kami Dibangun?

2026-01-11 23:26:54
Sebulan Pascabanjir Aceh Utara, Warga: Pak Menteri PU, Kapan Jembatan Kami Dibangun?
ACEH UTARA, - Sebulan pascabanjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, belum ada satu pun pembangunan jembatan di kabupaten itu.Tercatat 67 jembatan rusak, dengan rincian 57 rusak berat dan 10 rusak sedang.Kategori rusak berat ini jembatan yang hilang disapu banjir. Salah satunya di Desa Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.Jembatan rangka baja itu hilang disapu banjir.Dua jembatan lainnya juga rusak berat, sehingga tak bisa menggunakan akses darat menuju desa itu.“Sudah sebulan pascabanjir, belum ada tanda-tanda pembangunan jembatan kami. Pak Menteri Pekerjaan Umum (PU) kami harap bisa membantu pembangunan jembatan ini,” kata Kepala Desa Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Fazir Ramli, Sabtu .Baca juga: Aceh Utara Siapkan 24 Hektare Lahan bagi Korban Banjir, Terbuka Lembaga Donor Bangun RumahMenurut dia, jembatan itu akses menuju pusat kecamatan.Jembatan ini digunakan masyarakat empat desa, yaitu Desa Gunci, Kubu, Lhok Cut, dan Desa Blang Cut, Kecamatan Sawang, menuju pusat Kecamatan Sawang.“Jembatan ini pun digunakan petani, masyarakat, dan anak sekolah menuju kota kecamatan,” ujar Fazir.Saat ini, mereka mengandalkan rakit untuk menuju pusat kecamatan. Rakit bambu dan satu perahu karet bantuan dari Polres Lhokseumawe.“Kami harap, Menteri PU segera membangun jembatan kami, agar roda perekonomian kami sebagai pekebun dan petani hidup kembali pascabanjir,” katanya.Camat Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Mazinuddin, berharap hal yang sama.Menurutnya, jembatan itu sepanjang 100 meter sebelum banjir.Baca juga: Peralatan Dukcapil Aceh Utara Rusak karena Banjir, dari Alat Rekam KTP hingga KomputerKini jika dibangun baru, panjang jembatan bertambah menjadi 150 meter karena sebagian bibir sungai sudah menjadi sungai.“Jika tidak dibangun jembatan ini, maka akses empat desa kacau. Petani dan pekebun kami akan susah membawa barang, begitu juga anak sekolah,” ucap dia. 


(prf/ega)

Berita Lainnya