Pengungkapan Kasus Narkoba di Pamekasan Menurun Selama 2025, 4 Bandar Tertangkap

2026-01-12 06:10:52
Pengungkapan Kasus Narkoba di Pamekasan Menurun Selama 2025, 4 Bandar Tertangkap
PAMEKASAN, - Sepanjang tahun 2025, Polres Pamekasan berhasil menangkap empat bandar narkoba jenis sabu.Bahkan, pengungkapan kasus narkoba tercatat menurun dibanding tahun 2024. Tahun 2025, Polres Pamekasan hanya menangani 80 kasus. Sedangkan, pada tahun 2024, mencapai 91 kasus yang berhasil diungkap.Selama dipimpin Kapolres AKBP Hendra Eko Triyulianto, tersangka yang diamankan sebanyak 125 laki-laki dan lima orang perempuan."Selama setahun, kami menangkap empat bandar. Inisial S, M, C, N, J," kata Kasat Resnarkoba Polres Pamekasan AKP Agus Sugiyanto, Senin .Baca juga: 4 Kios Pasar Sayur Tradisional di Pamekasan Terbakar, Penyebab Belum DiketahuiNamun, Agus enggan menyebutkan kasus dari empat bandar yang berhasil ditangkap tersebut. Dia hanya memastikan bahwa empat bandar itu sudah proses persidangan.Sementara itu, menurut dia, Satresnarkoba menyisakan dua orang yang masih buron dalam kasus narkoba selama tahun 2025. Mereka berinisial J dan R yang belum diketahui keberadaannya."Tidak ada kendala untuk menangkap bandar," ujar Agus.Dia mengungkapkan, dari 130 tersangka yang ditangkap, sebanyak 119 orang sebagai pengedar. Sementara sisanya sebanyak 11 orang hanya pemakai.Agus menjelaskan, bandar dan pengedar berbeda tipis. Sementara yang berhasil ditangkap di Pamekasan sebagian besar pengedar."Bandar itu kan pabriknya. Kalau pengedar beda tipis dengan bandar. Banyak yang kita tarik dari luar adalah pengedar," jelasnya.Baca juga: Tanah Longsor 30 Meter, Sejumlah Rumah Warga Pamekasan Terancam RobohAgus menambahkan, dari 130 kasus, penanganan narkoba terbanyak di Kecamatan Pamekasan yang mencapai 31 kasus.Terbanyak kedua di Kecamatan Tlanakan. Disusul dengan kasus di Kecamatan Proppo dan Kecamatan Palengaan yang mencapai enam kasus.Sementara itu, barang bukti narkoba jenis sabu yang diamankan selama setahun sebanyak 349,96 gram termasuk 10. 421 butir okerbaya dan 76,5 butir inex.


(prf/ega)