Massa Reuni 212 Mulai Datangi Monas, Awali Kegiatan dengan Salat Maghrib Berjamaah

2026-01-12 12:05:03
Massa Reuni 212 Mulai Datangi Monas, Awali Kegiatan dengan Salat Maghrib Berjamaah
Jakarta Massa reuni 212 mulai memadati kawasan silang Monumen Nasional (Monas), Selasa . Rata-rata para peserta mengenakan baju koko dan peci berwarna putih. Pantauan hingga pukul 19.56 WIB terlihat para peserta mengawali kegiatan dengan menggelar salat maghrib berjamaah. Mereka melaksanakan ibadah tepat di depan panggung utama. Terlihat sebagian besar peserta Reuni 212 yang hadir mengenakan atribut Front Pembela Islam (FPI). Meski begitu, kondisi di sekitar kawasan Monas tidak terlalu padat. AdvertisementSelain itu, nampak tidak ada pengalihan ataupun penutupan arus lalu lintas di sekitar kawasan Monas. Layanan Bus Transportasi Jakarta atau TransJakarta juga beroperasi secara normal. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-01-12 13:34