Siapa Park Chung Hee, Eks Presiden dan Jenderal Korsel yang Diidolakan Prabowo?

2026-01-11 04:13:25
Siapa Park Chung Hee, Eks Presiden dan Jenderal Korsel yang Diidolakan Prabowo?
JAKARTA, - Nama Park Chung Hee tiba-tiba menjadi pemberitaan di Indonesia setelah Presiden Prabowo mengaku mengidolakan sosok tersebut.Park Chung Hee dikenal sebagai presiden sekaligus pemimpin militer Korea Selatan yang berkuasa dari 1961 hingga 1979.Prabowo menilai, Park Chung Hee merupakan sosok yang berhasil memimpin transformasi perekonomian di Korea Selatan."Salah satu idola saya, yang saya contoh adalah Jenderal Park Chung-hee, Presiden Korea yang memimpin pembangunan industrialisasi Korea," kata Prabowo saat meresmikan pabrik petrokimia Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Banten, Kamis .Baca juga: Cerita Prabowo Dilatih Orang Korea saat Dinas Militer: Tak Kenal Libur Natal-Idul FitriPark Chung Hee, kata Prabowo, menjadi salah satu pemimpin paling berpengaruh di Korea. Pada awal kepemimpinannya, ia mampu menindak pemimpin bisnis Korea Selatan kala itu yang mengambil untung dari korupsi.Prabowo lantas ingin menjadi Park Chung Hee, seorang pemimpin yang tidak korup. Ia ingin dikenang sebagai seorang pemimpin yang bersih, jika nanti sudah saatnya pensiun."Jadi ya itu salah satu contoh saya, saya ingin jadi seperti itu. Walaupun pensiun, tetap saya punya kehormatan, kebanggaan sebagai seorang Jenderal. Kalau saya sekarang dipercaya memimpin bangsa, masih ingin memimpin pemerintah yang bersih, pemerintah yang tidak korup," ujar Prabowo.Baca juga: Prabowo Minta Jokowi Datang ke Peresmian Pabrik Lotte: Ini Salah Satu Prestasi BeliauLantas, siapakah sosok Park Chung Hee itu? Berikut rangkuman profilnya dari Kompas.com:Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan pabrik Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Banten, Kamis .Dirangkum dari Kompas.com, Park Chung Hee dikenal sebagai presiden sekaligus pemimpin militer Korea Selatan yang berkuasa dari 1961 hingga 1979.Namanya dihormati karena keberhasilannya membangun ekonomi Korea Selatan, tetapi dikritik karena pemerintahan yang otoriter dan represif.Park Chung Hee disebut lahir dari keluarga miskin pada 30 September 1917 di Gumi, Gyeongsang Utara. Ia memulai karier sebagai guru sebelum mengikuti pendidikan militer Jepang saat Korea Selatan masih dijajah.Setelah itu, ia menjabat letnan dua di tentara Jepang selama Perang Dunia II dan menjadi perwira tentara Korea Selatan ketika negaranya sudah bebas dari Jepang.Baca juga: Prabowo Resmikan Pabrik Lotte Chemical di Cilegon Usai Sempat Mangkrak Bertahun-tahunIa kemudian diangkat menjadi brigadir jenderal pada 1953, di masa Perang Korea (1950-1953) dan dipromosikan menjadi jenderal pada tahun 1958.Pada 16 Mei 1961, Park Chung Hee merupakan sosok yang memimpin kudeta militer yang menggulingkan Republik Kedua Korea Selatan.Saat itu, namanya dikenal sebagai sosok yang memegang kebijakan demokrasi terpimpin dengan pembatasan kebebasan pribadi, penindasan pers dan partai oposisi, dan kontrol atas sistem peradilan dan universitas.


(prf/ega)