Proyek Multi Years Jalan Raya Sragen-Solo Dikebut Jelang Libur Panjang Nataru

2026-01-14 03:30:12
Proyek Multi Years Jalan Raya Sragen-Solo Dikebut Jelang Libur Panjang Nataru
SRAGEN, - Proyek perbaikan Jalan Raya Sragen-Solo, Jawa Tengah, khususnya ruas Masaran-Palur Karanganyar, dipercepat sebagai persiapan menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru). Proyek jalan nasional ini memiliki anggaran sebesar Rp 118 miliar dan direncanakan berlangsung secara multi years hingga tahun 2027.Berdasarkan pantauan di lokasi pada Kamis , pekerjaan perbaikan jalan yang sebelumnya fokus di wilayah Pulosari, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, kini telah beralih ke wilayah Masaran, tepatnya di sebelah selatan SPBU Jati, Kecamatan Masaran.Ruas jalan di selatan SPBU Jati, yang sering mengalami kerusakan, menjadi prioritas pengerjaan untuk persiapan Nataru.Baca juga: Dikira Hilang dari Rumah, Lansia di Sragen Tewas di Dalam SumurProses perbaikan meliputi pengkerukan jalan eksisting, pemadatan ulang, dan pembangunan rigit beton.Sementara itu, pekerjaan rigit beton di wilayah Pulosari, Kebakkramat, sebagian besar telah selesai, dengan pekerjaan tersisa di sebelah selatan gapura selamat datang Kabupaten Karanganyar.Pelaksana Proyek Jalan Raya Sragen-Solo, Bahtiar Widianto, menjelaskan bahwa rencana perbaikan jalan mencakup ruas Fly Over Palur hingga jembatan Jati Masaran dengan panjang pekerjaan sekitar 12 kilometer."Ada beberapa spot yang tidak kami tangani karena kondisi masih mantap, jadi yang kita tangani sekitar 9,23 kilometer," ucapnya.Pekerjaan yang dilakukan meliputi sebagian rigit beton dan sebagian lagi aspal.Rigit beton akan diterapkan di perempatan-perempatan serta lokasi-lokasi yang mengalami kerusakan parah, sedangkan aspal yang digunakan adalah satu lapis AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course) dan dua lapis aspal.Baca juga: Tangis Bahagia Guru Honorer Sragen Terima Kabar Dapat Insentif Rutin Bulanan"Ada dua kriteria di situ. Semua kita tangani kanan kiri Sragen-Solo maupun sebaliknya," tambah Bahtiar.Ia juga memaparkan bahwa proyek perbaikan jalan nasional ini akan berlangsung dari tahun 2025 hingga 2027.Namun, pihaknya berupaya untuk menyelesaikan persiapan jalur Nataru."Kalau 2025 hanya rigit beton sepanjang 1,7 kilometer kita ambil yang paling parah. Yang sana ke Palur nanti 2026. Ini anggaran total Rp 118 miliar (APBN)," bebernya.


(prf/ega)