Korban Meninggal Banjir dan Longsor di Taput Bertambah Jadi 31 Orang, 18 Hilang

2026-01-12 09:40:54
Korban Meninggal Banjir dan Longsor di Taput Bertambah Jadi 31 Orang, 18 Hilang
MEDAN, - Jumlah korban tewas akibat banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, bertambah satu orang pada Senin , sehingga total korban meninggal menjadi 31 orang."Yang sudah berhasil ditemukan jadi 31 orang dan yang dinyatakan hilang 18 orang," ujar Kasi Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Baringbing, kepada Kompas.com melalui telepon seluler.Korban terbaru yang ditemukan bernama Wilviton Hutasoit (30) di Kecamatan Parmonangan, Taput.Walpon menambahkan, Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban lainnya."Tidak tertutup kemungkinan jumlah orang yang hilang juga bertambah," tutur dia.Baca juga: Banjir di Medan Marelan, Risma Sudah Bisa Komunikasi dan Bertemu OrangtuaSebelumnya, banjir dan longsor menerjang tujuh kecamatan di Kabupaten Tapanuli Utara pada Kamis , yang dipicu oleh intensitas hujan tinggi selama tiga hari berturut-turut.Kondisi cuaca tersebut mengakibatkan longsor di perbukitan, yang menimpa 17 titik di Jalan Lintas Sumatera Tarutung-Sibolga-Tapanuli Tengah, khususnya di Kecamatan Adiankoting dan Parmonangan.Walpon menyatakan, untuk mempercepat pencarian korban lainnya, Tim SAR gabungan terus membersihkan longsoran yang menutupi badan jalan agar dapat mengakses jalur yang terisolasi dan menemukan orang yang hilang.Lebih lanjut, dia menjelaskan, akibat peristiwa tersebut terdapat 10 titik banjir yang melanda Kecamatan Tarutung, Sipoholon, Pahae Jae, Simangumban, dan Purba Tua.


(prf/ega)