5 Fakta Mobil MBG Tabrak Siswa SD Cilincing, Diduga Terjadi Kelalaian

2026-01-12 12:48:56
5 Fakta Mobil MBG Tabrak Siswa SD Cilincing, Diduga Terjadi Kelalaian
- Sebuah mobil berstiker Badan Gizi Nasional (BGN) menerobos masuk SDN 01 Pagi Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara pada Kamis pagi.Mobil itu kemudian langsung menabrak para siswa yang tengah mengikuti sebuah kegiatan di lapangan sekolah.Sebanyak 20 siswa serta seorang guru SDN 01 Pagi Kalibaru pun menjadi korban. Kini mereka telah mendapatkan perawatan di rumah sakit.Baca juga: Kronologi Reno Anjing Pelacak Polda Riau yang Mati Saat Mencari Korban LongsorBerikut ini beberapa fakta mengenai mobil berstiker BGN tabrak siswa SD Cilincing:Wakil Kepala Sekolah SDN 01 Pagi Kalibaru, Turah mengatakan, kejadian berlangsung saat para siswa sedang duduk mengikuti kegiatan literasi di halaman sekolah.“Tiba-tiba saja ya mobil MBG ini tiba-tiba nabrak gerbang kami, kemudian langsung nabrak satu guru dan beberapa siswa,” kata dia dikutip dari Kompas.com, Kamis .Padahal ketika itu, gerbang sekolah sedang tertutup meski akhirnya tertabrak oleh mobil dan terbuka.Turah menyebut, mobil berstiker BGN itu tidak melaju kencang, tetapi benturannya terasa kuat.Setelah menabrak pagar, mobil berbelok ke kiri dan melaju ke arah tempat para siswa sedang duduk.“Mobil masuk, menabrak gerbang, banting ke sebelah kiri, langsung melaju sampai ke arah yang sama-sama kita lihat situ, sambil menabrak anak sama guru," tuturnya.Para korban merupakan siswa dari kelas 1 hingga kelas 4 yang sedang didampingi seorang guru.Turah tidak sempat berkomunikasi dengan pengemudi karena langsung memprioritaskan anak muridnya.Baca juga: Kronologi Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Libatkan 9 Kendaraan, Berawal dari TrukWakil kepala BGN, Sonny Sanjaya menduga bahwa insiden itu terjadi karena kelalaian sang pengemudi mobil."Ini sangat mungkin ya, ini karena kelalaian. Namun demikian, kita tunggu hasil penyidikan apakah karena human error ataukah karena kendaraannya yang bermasalah," terangnya dilansir dari Kompas.com, Kamis .Dia menyampaikan, penyidikan mengenai penyebab kecelakaan sepenuhnya berada di tangan aparat penegak hukum.


(prf/ega)