Di Surabaya, Ratusan Siswa Sekolah Rakyat Doakan Korban Bencana Sumatera

2026-01-12 03:44:23
Di Surabaya, Ratusan Siswa Sekolah Rakyat Doakan Korban Bencana Sumatera
Ratusan siswa Sekolah Rakyat menggelar doa lintas agama bagi korban bencana di Sumatera. Kegiatan ini menjadi wujud empati, solidaritas, dan kepedulian generasi muda terhadap saudara sebangsa yang tengah menghadapi musibah."Kami titipkan saudara-saudara kami di Sumatra yang tertimpa bencana. Kuatkan mereka dan dekatkan pertolongan-Mu," kata siswa SRT 48 Pasuruan, Mukhammad Ali Rizqi Abdillah, dalam keterangannya, Senin (29/12/2025). Hal itu dikatakannya saat memimpin doa di Graha Unesa Lidah Wetan, Surabaya, Jawa Timur, Senin (29/12).Selanjutnya doa agama Protestan disampaikan Roberto Alejandro Michel Koes dari SRT 47 Malang, doa agama Katolik dibacakan Marcel Apriliano Ferdinand, siswa SRMA 10 Jakarta Selatan, doa agama Hindu dipanjatkan I Made Gede Manindra Sanjaya Dharma, serta doa agama Buddha disampaikan Cindy Jaya Kusumo.Adapun rangkaian kegiatan diawali dengan khatmil Quran yang dibacakan oleh para siswa sebagai doa keselamatan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera. Suasana khidmat mengiringi pembacaan ayat suci yang membuka acara.Kegiatan dilanjutkan dengan penampilan polisi cilik dan peragaan baris berbaris oleh siswa Sekolah Rakyat. Barisan yang tertata rapi mencerminkan pembentukan karakter, kedisiplinan, serta ketangguhan mental yang ditanamkan melalui pendidikan karakter.Selanjutnya para siswa Sekolah Rakyat menampilkan beragam bakat. Duet Love Sebening Wahid dan Love Sebening Isnaini, siswa kembar SRMP 14 Batu, membawakan lagu berjudul Bunda dengan penuh penghayatan yang membuat orang tua yang hadir berlinang air mata.Kejutan datang dari para siswa yang menampilkan pidato dalam tiga bahasa: Jepang, Arab dan Inggris. Riski Aulia dari SRMP 7 Probolinggo berpidato dalam bahasa Jepang, Royyal Al Mala dari SRT 47 Malang dalam bahasa Arab, serta Rendra Ikwal Putra dari SRMA 21 Surabaya dalam bahasa Inggris. Pesan utama yang disampaikan adalah solidaritas dan empati bagi masyarakat Sumatera."Untuk sahabat-sahabat kami di Sumatra, doa kami bersama kalian, dan empati kami bersama kalian. Kami belajar hari ini, juga atas nama kalian," kata Royyal dalam bahasa Arab.Pidato diakhiri dengan pesan untuk seluruh anak Indonesia agar tidak kehilangan harapan dan semangat belajar di tengah musibah. Penampilan para siswa dilanjutkan dengan paduan suara Sekolah Rakyat Gabungan dan pembacaan puisi oleh perwakilan siswa. Melalui lagu dan puisi, para siswa kembali menyampaikan apresiasi pada presiden dan harapan agar masyarakat Sumatera segera bangkit dan pulih.Menurut Ketua Formatur Sekolah Rakyat, Prof. Mohammad Nuh, penampilan para siswa Sekolah Rakyat di panggung acara pada hari ini menunjukkan hasil yang positif sejak sekolah dimulai pada Juli 2025 lalu."Yang tadinya tidak punya keyakinan diri, (sekarang) tumbuh self confidence-nya. Keyakinannya tumbuh. Pun utamanya memungkinkan yang tidak mungkin, Insya Allah, kalau kita lihat satu semester ini, tanda-tandanya itu Pak Mensos sudah tampak sekali. Maka itulah salah satu di antara tujuan dari Sekolah Rakyat," tuturnya.Hal serupa disampaikan Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Dia menyampaikan apresiasi atas capaian positif siswa Sekolah Rakyat. Ia menegaskan bahwa proses belajar mengajar telah menunjukkan perkembangan dan menjadi bukti keberhasilan Sekolah Rakyat."Hari ini kita lihat bagaimana proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat mulai menampakkan hasilnya. Saya merasa terharu karena mulai terlihat bakat-bakat siswa Sekolah Rakyat," kata Gus Ipul.Menurutnya, lulusan Sekolah Rakyat sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, harus melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi atau dapat bekerja sesuai bakat dan minat."Lulusan Sekolah Rakyat itu harus melanjutkan ke tingkat perguruan lebih tinggi atau kalau memang memilih bekerja akan disiapkan menjadi pekerja terampil, baik bekerja di dalam maupun luar negeri. Jadi pada prinsipnya kita sudah memikirkan hilirisasi dari penyelenggaraan Sekolah Rakyat," jelas Gus Ipul.Diketahui, hingga hari ini Sekolah Rakyat telah berdiri di 166 titik dengan kapasitas 15.820 siswa atau sekitar 638 rombongan belajar. Didukung oleh 10.500 guru dan 4.442 tenaga kependidikan.Sebagai informasi, sebanyak 898 siswa, 849 orang tua, 13 kepala Sekolah Rakyat, 331 guru beserta tenaga pendidik ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari SRMP 28 Pasuruan, SRT 3 Pasuruan, SRT 48 Pasuruan, SRMA 21 Surabaya, SRT 47 Malang, SRMP 16 Malang, SRMA 22 Malang, SRMP 14 Batu, SRMP 15 Mojokerto, SRT 51 Bangkalan, SRT 8 Jombang dan SRMA 37 Gresik serta SRT 7 Kota Probolinggo.Selain itu, hadir pula Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Ketua Formatur Sekolah Rakyat Prof. Mohammad Nuh, Gubernur Jawa Timur yang diwakili Plt. Asisten I Provinsi Jawa Timur Imam Hidayat, wakil Rektor Unesa, Penasihat I Dharma Wanita Kemensos Fatma Saifullah Yusuf, pejabat tinggi pratama dan madya Kementerian Sosial RI, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, serta sejumlah kepala daerah, para Kadinsos di Jatim, para penerima bansos dan pendamping sosial.Lihat juga Video 'Doa Lintas Agama dari Sekolah Rakyat untuk Pemulihan Sumatera':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-12 01:36