50 Kutipan tentang Kesetaraan Perempuan di Hari Ibu, Menguatkan Peran, Menghapus Batas

2026-01-13 05:47:20
50 Kutipan tentang Kesetaraan Perempuan di Hari Ibu, Menguatkan Peran, Menghapus Batas
— Peringatan Hari Ibu setiap 22 Desember bukan hanya momentum untuk menyampaikan terima kasih kepada para ibu, tetapi juga pengingat penting mengenai perjuangan kesetaraan perempuan di berbagai bidang kehidupan.Beragam pesan mengenai kesetaraan perempuan disampaikan para tokoh nasional, aktivis, peneliti gender, hingga organisasi masyarakat sipil untuk menguatkan komitmen mendorong ruang yang lebih adil bagi perempuan di Indonesia.Dalam semangat tersebut, berikut 50 kutipan tentang kesetaraan perempuan yang menyoroti perjuangan, keteguhan, dan harapan akan masa depan yang lebih setara.Baca juga: 50 Kutipan tentang Perempuan untuk Memperingati Hari Ibu1. “Perempuan tidak meminta diistimewakan; mereka hanya menuntut kesempatan yang sama untuk berkembang.”2. “Kesetaraan bukan hadiah, tetapi hak.”3. “Ketika satu perempuan maju, seluruh masyarakat ikut bergerak.”4. “Perjuangan perempuan tidak selesai hanya karena waktu berganti, tetapi karena keberanian tidak pernah padam.”5. “Perempuan adalah kekuatan yang selama ini bersembunyi di balik kata ‘pengorbanan’.”6. “Tidak ada demokrasi tanpa kesetaraan gender.”7. “Setiap langkah perempuan menuju ruang publik adalah langkah menuju peradaban yang lebih adil.”8. “Kesetaraan tidak meruntuhkan siapa pun, tetapi mengangkat semua orang.”9. “Perempuan tidak ingin menggantikan posisi siapa pun, mereka hanya ingin duduk di meja yang sama.”10. “Ketika hak perempuan dihormati, bangsa berdiri lebih kokoh.”Baca juga: 50 Ucapan Hari Ibu Bertema Perempuan Berdaya yang Bisa Jadi Inspirasi11. “Pemimpin perempuan tidak lahir dari privilese, tetapi dari ketahanan menghadapi hambatan.”12. “Kehadiran perempuan di ruang keputusan membuat kebijakan lebih berpihak pada kehidupan.”13. “Berdayanya perempuan berarti berdirinya keluarga dan negara yang kuat.”14. “Kepemimpinan perempuan membuktikan bahwa empati dapat berjalan seiring dengan ketegasan.”15. “Perempuan tidak hanya mampu memimpin; mereka mampu mengubah kultur.”


(prf/ega)