Pembunuh Nakes Kiwirok Maam Taplo Ditangkap Satgas Damai Cartenz

2026-01-12 06:26:53
Pembunuh Nakes Kiwirok Maam Taplo Ditangkap Satgas Damai Cartenz
JAYAPURA, – Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Keerom menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO) Maam Taplo, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XV Ngalum Kupel, pada Sabtu sekitar pukul 12.20 WIT di kawasan Arso Swakarsa, Kabupaten Keerom, Papua.“Penangkapan ini merupakan langkah penting dalam menegakkan hukum dan memberikan keadilan bagi para korban,” kata Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu.Maam Taplo masuk dalam DPO berdasarkan nomor DPO/22/X/2021/Dit Reskrimum dan laporan polisi Nomor LP/17/IX/2021/Papua/Res Peg Bintang, terkait aksi kekerasan terhadap tenaga kesehatan di Kiwirok pada 13 September 2021.Penangkapan dilakukan setelah tim melakukan penyelidikan keberadaan pelaku. Ia diamankan tanpa perlawanan.Baca juga: Satgas Damai Cartenz Tembak Mati Komandan Batalion Semut Merah KKB YahukimoDari hasil penyelidikan awal, Maam Taplo diketahui meninggalkan Kiwirok menuju Jayapura pada Agustus 2025 dengan alasan berobat ke RS Vanimo, Papua Nugini, menggunakan surat rujukan dari Puskesmas Kiwirok karena mengalami pembengkakan pada perut.Setelah ditangkap, ia dibawa ke Polda Papua untuk pemeriksaan lanjutan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum.Maam Taplo diketahui terlibat dalam serangkaian tindakan kekerasan di Kiwirok, termasuk pembunuhan dan penganiayaan berat terhadap tenaga kesehatan.Korban meninggal dunia:* Gabriella Meilani, mengalami luka bacok di kepala, leher, serta luka tusuk di perut.Korban luka-luka (10 orang):* dr. Restu Pamangi (patah tulang lengan kanan)* Siti Khotijah* Martinus Deni Satya* Lukas Luji (luka memar)* Emanuel Abi (luka panah di ketiak)* Patra (luka memar)* Katrianti Tandiala (luka tusuk di kemaluan dan paha kanan, lebam wajah)* Christina Sampe Tonapa (luka tusuk di sekujur tubuh)* Marcelinus Ola Atanila (luka memar)* Gerald SokoyPelaku juga terlibat dalam pembakaran sejumlah fasilitas umum di Kiwirok, yakni:* Bank Papua* Puskesmas* Pasar* Perumahan Puskesmas* Kantor DistrikIa turut terlibat dalam penembakan di Lapangan Terbang Kiwirok, serangan terhadap Pos Brimob Resimen III, personel Satgas Kodim Yonif 431/SSP Pos Okbibab, serta kontak tembak dengan personel Yonif PR 431/SSP di Pos Kiwirok yang menyebabkan Prada Beryl Kholif A.R meninggal dunia.Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol Adarma Sinaga menegaskan pihaknya terus mengejar anggota KKB lainnya.“Kami terus memantau pergerakan jaringan KKB dan memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga. Penegakan hukum terhadap para pelaku kekerasan akan dilakukan tanpa kompromi,” ujarnya.


(prf/ega)