Suami Wali Kota Semarang Meninggal Usai Dirawat 1,5 Bulan karena Sakit Jantung

2026-02-05 14:03:00
Suami Wali Kota Semarang Meninggal Usai Dirawat 1,5 Bulan karena Sakit Jantung
- Suami Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, Vincentius Djoko Riyanto, meninggal dunia, Minggu .Kepala Bagian Komunikasi Pimpinan dan Protokol Sekretariat Daerah Kota Semarang Siswo Purnomo mengatakan, Djoko meninggal hari ini pukul 05.30 WIB di RS Telogorejo Semarang.Ia menjelaskan bahwa Djoko yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang itu telah dirawat di RS Telogorejo sejak 1,5 bulan lalu.Baca juga: Pemilik Malut United Dikabarkan Akuisisi PSIS Semarang"Beliau sudah dirawat sekitar 1,5 bulan di RS Telogorejo karena sakit jantung," kata Ipung, sapaan akrabnya, dikutip dari Antara.Djoko dimakamkan hari ini di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Srondol Wetan Durian, Semarang.Baca juga: Ayo Rame-Rame ke Livin’ Fest Semarang 2025! Bank Mandiri Sinergikan UMKM dan Ekonomi KreatifDjoko Riyanto meninggalkan seorang istri, tiga anak, yakni Yohana Citra Mahardika, Nicolaus Tzar Dewa Nugraha, dan Alexander Riandro Satria Wicaksono, serta seorang cucu.Semasa hidup, Djoko pernah menjadi anggota DPRD Kota Semarang selama empat periode, dan menjabat sebagai Ketua PAC PDI Perjuangan Banyumanik dari tahun 2019.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-02-05 13:38