JAKARTA, - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), emiten properti milik Sugianto Kusuma atau Aguan, resmi mengumumkan rights issue jumbo senilai Rp 15,73 triliun. Dana yang dihimpun akan dipusatkan untuk memperkuat permodalan entitas anak.Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin , PANI menawarkan 1.212.524.098 saham baru dengan nilai nominal Rp 100 dan harga pelaksanaan Rp 12.975 per saham. Jumlah ini setara 6,69 persen dari total saham setelah rights issue.Setiap pemegang 50.831 saham sampai 10 Desember 2025 berhak memperoleh 3.646 HMETD yang dapat digunakan untuk membeli satu saham baru. Saham baru berasal dari portepel dan memiliki hak yang sama dengan saham lama, termasuk dividen. Aksi korporasi ini sudah disetujui RUPSLB 9 Oktober 2025.Baca juga: Emiten Milik Aguan PANI Rights Issue Rp 15,7 Triliun, Kendali MAP Bisa MenyusutPemegang saham terbesar, PT Multi Artha Pratama (MAP) dengan kepemilikan 87,78 persen, menerima 1.064.368.682 HMETD. MAP telah menyatakan komitmen untuk mengeksekusi 385.356.454 HMETD atau 36,21 persen dari haknya senilai Rp 4,99 triliun.MAP juga mengajukan pemesanan tambahan sebesar 450.327.553 saham atau 42,31 persen dari haknya, dengan nilai sekitar Rp 5,84 triliun. Pemesanan tambahan ini diarahkan untuk menyerap HMETD yang tidak diambil pemegang saham lain.Jika masih terdapat sisa saham, pembeli siaga akan masuk. BCA Sekuritas bersedia menyerap hingga 151.613.475 saham dan Trimegah Sekuritas hingga 77.071.200 saham. Keduanya telah menyiapkan bukti dana dari beberapa bank, seperti BCA, Danamon, KEB Hana, Panin, OCBC NISP, dan SMBC.Saham sisa yang tidak diambil setelah seluruh alokasi dan pembeli siaga tuntas tidak akan dikeluarkan dari portepel. HMETD yang tidak dieksekusi sampai 16 Desember 2025 hangus. HMETD pecahan dibulatkan ke bawah dan menjadi milik PANI.Baca juga: Emiten Milik Aguan (PANI) Gelar Rights Issue, Bidik Dana Rp 15,7 TriliunRights issue berjalan sepanjang 12-18 Desember 2025. Tanggal cum HMETD di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 8 Desember, sementara di pasar tunai pada 10 Desember. Ex date reguler dan negosiasi jatuh pada 9 Desember, sedangkan ex date tunai pada 11 Desember.Pemegang saham per 10 Desember berhak menerima HMETD. Distribusi dilakukan 11 Desember dan pencatatan HMETD di BEI dimulai 12 Desember. Pembayaran pelaksanaan HMETD ditutup 18 Desember, sedangkan pembayaran pemesanan tambahan ditutup 19 Desember. Penjatahan berlangsung 22 Desember dan pengembalian dana dilakukan 23 Desember.
(prf/ega)
Rights Issue Jumbo PANI: MAP Eksekusi Hak, BCA–Trimegah Jadi Standby Buyer
2026-01-12 05:43:50
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:30
| 2026-01-12 06:14
| 2026-01-12 04:47
| 2026-01-12 04:06










































