Hikmahanto: RI Tak Perlu Tunggu PBB untuk Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

2026-01-12 04:33:56
Hikmahanto: RI Tak Perlu Tunggu PBB untuk Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza
JAKARTA, - Guru besar hukum internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, menilai Indonesia tidak perlu menunggu mandat dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengirim pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina."Banyak yang mengatakan kita harus mendapatkan mandat dari PBB. Saya berpandangan bahwa kita tidak perlu mendapatkan mandat dari PBB karena ISF (Pasukan Stabilisasi Internasional) ini tidak dalam skema yang dibuat oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa," kata Hikmahanto dalam diskusi Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) Talks di Jakarta, Senin .Baca juga: TNI AD Sudah Konsolidasi Kesiapan Kirim Pasukan Perdamaian ke GazaMenurutnya, langkah tersebut dapat dilakukan melalui kerja sama antarnegara yang memiliki kesamaan tujuan kemanusiaan.Menurut Hikmahanto, pasukan perdamaian yang direncanakan itu bisa dibentuk melalui koalisi sukarela, seperti yang pernah dilakukan sejumlah negara dalam operasi kemanusiaan internasional.“Ini hampir sama-sama seperti coalition of the willing. Jadi, negara-negara yang memang pada waktu Trump mengajukan 20 poin proposal, itu punya 7 poin. Dan ide saya adalah kalau kita menyumbang sampai 20.000, bagaimana dijanjikan oleh Bapak Presiden," jelasnya.Baca juga: TNI Siap Kerahkan Pasukan Perdamaian ke Gaza, Tunggu Keputusan Politik NegaraDalam pandangannya, keikutsertaan Indonesia dalam upaya perdamaian di Gaza sejalan dengan amanat konstitusi untuk menentang segala bentuk penjajahan di muka bumi.“Wajar dan ini sesuai dengan Undang-Undang Dasar kita bahwa kita harus menghapuskan yang namanya penjajahan di muka bumi," tutur Hikmahanto.Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapan Indonesia untuk berkontribusi dalam pasukan internasional guna menjaga perdamaian di Gaza, dengan kemungkinan mengirim hingga 20.000 personel.Kementerian Pertahanan (Kemenhan) memastikan hingga saat ini belum ada mandat dari PBB terkait rencana pengiriman pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke Gaza dalam misi kemanusiaan dan perdamaian.“Pada prinsipnya kita siap," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan Brigjen TNI Frega Wenas saat ditemui di kantor Kemhan, Jakarta, Rabu ."Hanya, selagi belum ada mandat PBB ataupun izin dari negara tuan rumah, tentunya kita tidak bisa mengirimkan secara sepihak,” imbuh Frega.


(prf/ega)