TAPANULI TENGAH, – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat, Jusuf Kalla (JK) mengunjungi lokasi bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, Kamis .Dalam kunjungannya, JK membeberkan penanganan pascabencana yang dilakukan melalui tiga tahap utama yakni tanggap darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi."Tahap pertama adalah tanggap darurat, di mana para korban masih tinggal di lokasi pengungsian dan kebutuhan dasar menjadi prioritas utama," ujar JK saat mengunjungi Posko PMI di Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah.Baca juga: Jusuf Kalla Minta Masjid Berkontribusi Bangun Masyarakat, Dari Pendidikan hingga Pemberdayaan EkonomiIa menambahkan, tahap kedua adalah rehabilitasi, yang mencakup pembersihan lingkungan dan rumah warga yang terdampak bencana.“Setelah itu masuk tahap ketiga, yaitu rekonstruksi, bagaimana mengembalikan suasana kehidupan dan pekerjaan masyarakat seperti semula, termasuk sawah dan kebun,” ungkapnya.JK menjelaskan, seluruh tahapan penanganan bencana ini mendapat dukungan dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta PMI.Bantuan logistik dan kebutuhan dasar telah disiapkan, termasuk dukungan untuk pembersihan rumah warga."Untuk tahap awal, kita fokus membersihkan rumah-rumah. Nanti bantuan lain seperti minuman dan kebutuhan tambahan akan dikirim," katanya."Jadi yang paling penting itu adalah kembali ke rumah. Itu programnya, baru pembersihan," ucapnya.Baca juga: 3 Minggu Gelap Gulita, Warga Tukka Tapanuli Tengah Terima Bantuan Genset dari Kompas.comDalam hal pelayanan kesehatan, JK menyebutkan bahwa petugas medis PMI telah bekerja secara bergilir.Rotasi dilakukan karena sebagian petugas telah bertugas selama dua minggu di lokasi bencana.“Petugasnya bergantian. Ada yang datang dari berbagai daerah, termasuk relawan, tenaga medis, polisi, dan TNI,” jelasnya.Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut juga meng-update data korban akibat bencana ini.Berdasarkan data terbaru pada Rabu pukul 17.00, total korban meninggal mencapai 366 orang."Jumlah korban meninggal 366 jiwa, 75 hilang, terluka 2.284 jiwa, dan 20.877 mengungsi," ujar Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Sumut, Porman Mahulae, mengutip data dari BPBD Sumut.
(prf/ega)
Kunjungi Tapanuli Tengah, Jusuf Kalla Beberkan 3 Tahap Penanganan Pascabencana
2026-01-12 11:08:30
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 10:22
| 2026-01-12 10:09
| 2026-01-12 09:52
| 2026-01-12 08:55










































