Jet Pribadi Tergelincir Saat Mendarat di Bandara Jepang, Begini Kronologinya

2026-01-11 04:06:54
Jet Pribadi Tergelincir Saat Mendarat di Bandara Jepang, Begini Kronologinya
- Sebuah pesawat jet pribadi tergelincir dari landasan pacu saat mendarat di Bandara New Chitose, Hokkaido, Jepang, pada Jumat sekitar pukul 18.40 waktu setempat.Akibat insiden tersebut, pesawat berhenti di area berumput yang tertutup salju di sekitar landasan pacu, dikutip dari Mothership, Senin .Berdasarkan data situs pelacakan penerbangan FlightAware, pesawat yang terlibat merupakan jet Gulfstream V dengan nomor registrasi VH-PFL.Untungnya, tidak ada korban luka dalam peristiwa ini. Akan tetapi, salah satu landasan pacu bandara sempat ditutup sementara.Lantas, bagaimana kronologinya?Baca juga: Misteri Hilangnya 5 Pesawat Pembom Torpedo AS Flight 19 yang Picu Kemunculan Legenda Segitiga BermudaPada Kamis jet pribadi itu telah melakukan perjalanan dari Bandara Seletar Singapura ke Surabaya, Indonesia, dengan waktu tempuh lebih dari dua jam.Keesokan harinya, pesawat lepas landas dari Surabaya sekitar pukul 09.00 waktu setempat dan melanjutkan penerbangan menuju Jepang, dilansir dari MustShareNews, Selasa .Saat mendarat di Bandara New Chitose pada malam hari, pesawat dilaporkan tergelincir dan melampaui batas landasan pacu, sebelum akhirnya berhenti di area tanah yang tertutup salju.Menurut laporan Hokkaido Broadcasting Co. (HBC), pesawat tersebut mengangkut lima penumpang, termasuk seorang anak, serta tiga awak pesawat.Petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat yang segera dikerahkan ke lokasi memastikan seluruh penumpang dan awak pesawat dalam kondisi selamat tanpa luka.Meski secara visual pesawat tidak mengalami kerusakan serius, jet tersebut tidak dapat bergerak dengan tenaga sendiri.Baca juga: Detik-detik Parasut Penerjun Payung Australia Nyangkut di Ekor Pesawat, Terombang-ambing di 4.000 MeterPihak bandara kemudian menutup Landasan Pacu B, salah satu dari dua landasan pacu Bandara New Chitose, untuk keperluan penanganan insiden.Pihak pengelola bandara menyatakan penutupan tersebut tidak berdampak signifikan terhadap operasional penerbangan, karena aktivitas lepas landas dan pendaratan tetap dapat dilakukan melalui Landasan Pacu A.Adapun, sekitar sembilan jam setelah kejadian, pesawat berhasil dipindahkan ke area parkir menggunakan kendaraan derek.Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang menetapkan peristiwa tersebut sebagai “insiden serius”, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa.Pada saat kejadian, kondisi cuaca di sekitar Bandara New Chitose dilaporkan kurang bersahabat.Pihak bandara mengumumkan melalui akun X bahwa suhu udara mencapai minus 6 derajat Celsius, disertai hujan salju sesekali serta jarak pandang yang buruk, yang diduga turut memengaruhi proses pendaratan.Baca juga: Kisah Turkish Airlines 981: 6 Penumpang Terlempar ke Angkasa, Pesawat Jatuh Hantam Daratan


(prf/ega)