9 Tempat Wisata di Yogya Cocok buat Anak, Bisa Belajar Jadi Intel Juga

2026-01-12 21:54:38
9 Tempat Wisata di Yogya Cocok buat Anak, Bisa Belajar Jadi Intel Juga
- Sebentar lagi, siswa SD hingga SMA bakal libur akhir tahun 2025. Selagi ada waktu sebelum libur, tidak ada salahnya mencari destinasi wisata edukasi yang bisa kamu kunjungi.Jadi sambil berwisata, kamu bisa belajar hal-hal baru yang menyenangkan. Contohnya berwisata ke Yogyakarta.Menurut data Badan Musyawarah Musea (Barahmus) atau perkumpulan pengelola museum, Yogyakarta punya sekitar 40 lebih museum.Pada tahun 2024 tercatat sejumlah 41 museum bergabung menjadi bagian dari Barahmus DI Yogyakarta.Baca juga: Saat Puisi Indonesia Menggema di Malam Sastra Australia: Hidupkan Bahasa, Merawat Jejak BudayaBerbagai museum terdari museum benda budaya, kesenian, museum sejarah perjuangan dan museum ilmu pengetahuan serta teknologi yang merupakan museum negeri, swasta dan milik perorangan.Bahkan ada museum yang mengajak anak-anak belajar menjadi intel yang jago memecahkan sandi. Mirip agen rahasia di film seperti James Bond.Selain museum, Yogyakarta punya banyak wisata edukasi yang tak cuma menghibur anak-anak. Orangtua juga pasti terhibur. Jadi sangat cocok untuk destinasi wisata keluarga.Mana saja tempat wisata edukasi di Yogyakarta yang cocok untuk anak-anal? Berikut rangkuman Kompas.com untuk beberapa wisata edukasi pilihan buat libur akhir tahun 2025.Berdasarkan data dari banyak Dinas Pendidikan di berbagai wilayah Indonesia, siswa bakal libur sekitar 1-2 Minggu. Sehingga dengan waktu yang cukup panjang kalian bisa merencanakan liburan yang seru bersama keluarga. Berikut beberapa lokasi wisata di Yogyakarta yang pas untukmu.Museum yang berlokasi di Jalan F.M. Noto No. 21 Kotabaru, dibangun sejak tahun 1920 dan dulunya merupakan kawasan hunian masyarakat Eropa pada masa Kolonial.Sebelum jadi museum, bangunan ini pernah jadi kantor Kemenlu. Isinya tentang sejarah persandian di dunia secara umum dan Indonesia secara khusus.Bahkan ada koleksi peralatan sandi yang digunakan pada masa Agresi Militer Belanda I dan II. Serta koleksi kamera, jam tangan, alat sandi yang digunakan para kepala BIN dari masa ke masa.Buat anak-anak, ada kelas steganografi. Jadi kalian akan belajar persandian dan bisa bermain peran seperti intel yang memecahkan kode rahasia.Baca juga: 7 Wisata Budaya yang Cocok Selama Siswa Libur SekolahKelas steganografi dibuka untuk toodler (4-6 tahun) dan children (7-12 tahun).Untuk orangtua, bisa mengikuti kegiatan heritage walk yang isinya menjelajah jejak intelijen di Kotabaru, Yogyakarta.


(prf/ega)