Solo Dapat Predikat Kota Junjung Tinggi Tolerensi, Wali Kota: Harus Kita Jaga Bersama

2026-01-11 21:51:08
Solo Dapat Predikat Kota Junjung Tinggi Tolerensi, Wali Kota: Harus Kita Jaga Bersama
SOLO, - Kota Solo, Jawa Tengah, meraih predikat sebagai salah satu kota yang komitmen menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antarwarga.Penghargaan ini diberikan dalam bentuk Harmony Award 2025 oleh Kementerian Agama (Kemenag).Wali Kota Solo, Respati Ardi, menyatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras bersama antara pemerintah, masyarakat, tokoh agama, dan tokoh budaya.Baca juga: Immigration Lounge Resmi Dibuka di Solo Square, Bisa Urus Paspol Sambil Belanja"Saya sangat senang sekali berkat kerja keras dari seluruh jajaran Pemkot dan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh budaya yang mampu bertoleransi, ada tenggang rasa, menghormati, walaupun berbeda-beda tapi tetap menjaga kerukunan," ujar Respati di Solo, Jawa Tengah, pada Senin .Menurutnya, proses penilaian untuk penghargaan ini cukup panjang.Keberagaman di Solo dihitung dari berbagai indikator, termasuk komunitas di masyarakat dan tempat ibadah."Dan ini harus kita jaga bersama komitmen kami di pemerintah kota menjaga dan semoga di tahun depan sempat bisa menjaga predikat itu," tandasnya.Respati menambahkan bahwa upaya Pemkot Solo dalam menjaga toleransi adalah dengan memberikan ruang kepada semua agama untuk memanfaatkan fasilitas di Balai Kota."Titik-titik di Balai Kota itu sebagai simbol untuk keberagaman yang digunakan oleh siapa pun dengan kepercayaan apapun yang diakui oleh UU. Dan ini sebetulnya tidak hanya di Balai Kota, di kecamatan, kelurahan, bahkan di rumah dinas itu ada pengajian, misa, ada macam-macam. Saya rasa kita harus biasakan ini karena hidup berdampingan," ungkapnya.Baca juga: Subsidi BST Koridor 5 dan 6 Dihentikan Tahun Depan, Wali Kota Solo Respati Upayakan Tetap Beroperasi Harmony Award adalah penghargaan nasional yang diberikan kepada pemerintah daerah dan lembaga yang dinilai berhasil mengimplementasikan moderasi beragama, harmonisasi sosial, serta pelayanan publik yang inklusif.Dengan pencapaian ini, Solo kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah dengan komitmen kuat terhadap toleransi dan kerukunan antarwarga."Semoga ini bisa membuka peluang investasi ke depan, pertumbuhan ekonomi, dan menciptakan lapangan kerja," tambah Respati.


(prf/ega)