JAKARTA, - Tentara Nasional Indonesia (TNI) tengah menyiapkan 20.000 prajurit dari tiga matra untuk bergabung dalam brigade komposit yang akan dikirim untuk misi perdamaian ke Gaza, Palestina.Dari jumlah tersebut, TNI Angkatan Darat (AD) mendapatkan porsi terbanyak, yakni 12.000 prajurit yang akan tergabung dalam pasukan perdamaian Gaza.“Rencana awal memproyeksikan bahwa dari total sekitar 20.000 pasukan perdamaian, porsi TNI AD berada pada kisaran 60 persen (12.000),” kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel TNI Inf Donny Pramono saat dikonfirmasi, Rabu .Donny lalu mengungkapkan, dari informasi yang diterimanya, TNI Angkatan Laut (AL) dan TNI Angkatan Udara (AU) masing-masing berkontribusi sebesar 25 persen dan 15 persen.Baca juga: TNI Telah Siapkan Prajurit dan Alutsista untuk Misi Perdamaian ke GazaNamun demikian, dia mengatakan, keputusan final terkait pembagian prajurit tersebut bakal ditetapkan secara resmi oleh Markas Besar (Mabes) TNI sesuai perkembangan sistem dan kebutuhan misi.Donny pun menegaskan bahwa TNI AD siap mendukung keputusan apa pun terkait misi kemanusiaan tersebut.“Seluruh prosesnya terus dipersiapkan dengan cermat, hati-hati, serta terintegrasi dengan dua matra lainnya. Kami memastikan bahwa setiap langkah tetap berada dalam satu komando dan satu kebijakan,” ujarnya.Sementara itu, TNI AL menyatakan telah menyiapkan 5.000 prajurit untuk bergabung dalam pasukan perdamaian Gaza.“TNI AL sendiri mengerahkan personel kurang lebih 25 persen dari 20.000 (5.000), pasukan yang disiapkan,” kata Kepala Dinas Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul saat dikonfirmasi pada Selasa, 25 November 2025.Baca juga: TNI AD Siapkan 12.000 Prajurit untuk Pasukan Perdamaian Gaza“Untuk spesifikasi personel diprioritaskan dengan kualifikasi kesehatan serta konstruksi, guna melaksanakan rehabilitasi bagi masyarakat korban perang,” ujarnya lagi.Tak hanya prajurit, dia mengatakan, TNI AL memiliki tiga KRI jenis Bantu Rumah Sakit yang siap diberangkatkan ke Gaza, yakni KRI dr. Soeharso-990, KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991, dan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992.Sebelumnya, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan, Presiden Prabowo berencana mengirim pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina, melalui Yordania.“Presiden Prabowo menyiapkan pasukan cukup besar karena, sebagaimana teman-teman tahu, kita sedang menyiapkan juga pembangunan kekuatan kita di Indonesia yang juga sedang kita tingkatkan,” ujar Sjafrie di Kementerian Pertahanan pada 14 November 2025.“Jadi, pemikiran beliau, kita maksimalkan 20.000 prajurit yang kita siapkan, tetapi spesifikasinya kepada kesehatan dan juga konstruksi,” katanya lagi.Menurut Menhan, pasukan yang dikirim nantinya bertugas menjaga situasi damai di Gaza.Baca juga: TNI AL Siapkan 5.000 Prajurit untuk Gabung ke Pasukan Perdamaian Gaza
(prf/ega)
TNI AD Terbanyak Siapkan Prajurit untuk Pasukan Perdamaian Gaza, Mencapai 60 Persen
2026-01-12 11:20:50
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 10:41
| 2026-01-12 09:51
| 2026-01-12 09:45
| 2026-01-12 09:29
| 2026-01-12 09:19










































