Sebulan Usai Banjir Tapteng, Sumber Air Warga Sorkam Tercemar Lumpur

2026-01-12 07:05:55
Sebulan Usai Banjir Tapteng, Sumber Air Warga Sorkam Tercemar Lumpur
MEDAN, - Kelurahan Sorkam, Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara masih merasakan kesulitan air bersih usai banjir yang menerjang sekitar sebulan lalu.Sejumlah sumber air warga rusak dan tercemar lumpur. Hal ini dinilai menyulitkan aktivitas masyarakat sehari-hari.Kondisi ini dibenarkan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan.Ia mengatakan, kondisi ini juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.Baca juga: Korban Bencana Tapteng Curhat ke Bobby: Rumah Saya Hilang, Tersapu Longsor, Tertanam Lumpur"Pasca banjir bandang, sejumlah sumber air warga rusak dan tercemar lumpur, sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari serta berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu .Ferry mengatakan, untuk mengatasi persoalan itu, pihaknya melakukan pembangunan sumur bor di Desa Sorkam pada Sabtu .Proses pengerjaan dilakukan mulai pukul 08.00 WIB dan selesai dikerjakan hingga pukul 14.00 WIB.Ia mengatakan, pembangunan sumur bor ini diperuntukkan bagi kepentingan bersama. Seperti untuk memasak atau mencuci.Baca juga: Tinjau Lokasi Rumah Terdampak Banjir di Tapteng, Bobby: Semua Akan Diganti Presiden"Semoga masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas dengan lebih layak dan sehat. Sumur bor ini diperuntukkan bagi kepentingan bersama warga, seperti kebutuhan memasak, mencuci, serta menjaga kebersihan lingkungan pasca bencana," katanya.Dia menambahkan, proses pengerjaan dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan dan kualitas, sehingga fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.Ferry berharap bantuan ini mampu meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan kondisi kehidupan warga menuju keadaan yang normal, sehat, dan produktif pasca bencana banjir.Sebelumnya diberitakan, peristiwa banjir dan longsor menerjang Tapteng pada Senin .Baca juga: Di Bawah Tenda Plastik, Korban Bencana Tapteng Rayakan Natal dengan Penuh HarapanAkibat musibah ini, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Minggu , tercatat sebanyak 127 orang meninggal, 37 hilang, dan luka-luka 11 orang.


(prf/ega)