- Anggota Komisi I DPR RI Endipat Wijaya tengah menjadi sorotan publik setelah komentarnya mengenai pihak-pihak sukarelawan yang membantu korban bencana di Sumatera menjadi viral.Pernyataan tersebut memunculkan gelombang kritik terhadap pemerintah karena dinilai tidak sigap bekerja dalam penanganan bencana.Dalam salah satu ucapannya saat rapat kerja Komisi I DPR RI, Endipat menyinggung soal pihak yang disebutnya “si paling-paling di Aceh” dan yang “cuma nyumbang 10 miliar”. Sejumlah kalangan pun menafsirkan bahwa pernyataan ini ditujukan kepada influencer Ferry Irwandi.Endipat kemudian mendorong Kominfo Digital (Komdigi) agar lebih aktif menyebarkan informasi mengenai langkah pemerintah dalam penanganan bencana, agar tidak kalah oleh narasi yang berkembang di media sosial."Fokus nanti ke depan Komdigi ini mengerti dan tahu persis isu sensitif nasional, membantu pemerintah memberitahukan dan mengamplifikasi informasi-informasi itu, sehingga enggak kalah viral dibandingkan dengan teman-teman yang sekarang ini sok paling-paling di Aceh, di Sumatera, dan lain-lain itu, Bu," kata Endipat seperti dikutip dari rapat kerja Komisi I DPR RI yang disiarkan live.Baca juga: Profil Endipat Wijaya, Anggota DPR yang Sindir Donasi Rp 10 M ke SumateraIa juga menekankan bahwa nilai bantuan negara jauh lebih besar dibandingkan pihak lain yang ramai dibicarakan."Orang-orang cuma nyumbang Rp 10 miliar, negara sudah triliun-triliunan ke Aceh itu, bu. Jadi yang kayak gitu-gitu, mohon dijadikan perhatian, sehingga ke depan tidak ada lagi informasi yang seolah-olah negara tidak hadir di mana-mana. Padahal negara sudah hadir sejak awal di dalam penanggulangan bencana," sambungnya.Mengacu pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan ke KPK pada 26 Maret 2025 untuk periode pelaporan tahun 2024, Endipat Wijaya mencatatkan aset tanah dan bangunan senilai Rp 2,5 miliar.Ia memiliki tiga bidang tanah yang semuanya merupakan hasil sendiri, yaitu:Total nilai aset propertinya dengan demikian mencapai Rp 2,5 miliar.Baca juga: Daftar Mobil Endipat Wijaya, Anggota DPR yang Sindir Donasi Rp 10 MSelain properti, Endipat juga melaporkan sejumlah kategori harta lain, meliputi:Secara keseluruhan, total harta kekayaan Endipat Wijaya mencapai Rp 14,35 miliar, tanpa mencantumkan adanya utang.Mengutip situs resmi DPR dan Fraksi Partai Gerindra, Endipat Wijaya lahir pada 31 Mei 1984. Ia merupakan lulusan Teknik Metalurgi Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 2006, kemudian melanjutkan pendidikan di jurusan Manajemen Swiss German University dan lulus pada 2019.Sebelum berkiprah di dunia politik, ia sempat bekerja sebagai teknisi di Double A Group selama satu tahun, lalu melanjutkan karier di PT Kaltim Prima Coal, Kalimantan Timur.Perjalanan politiknya dimulai pada 2011 ketika ia bergabung dengan Partai Gerindra. Kini, pria kelahiran Bengkulu tersebut menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029 dari daerah pemilihan Kepulauan Riau.Pada Pemilu 2024, Endipat meraih 105.413 suara, menjadi perolehan tertinggi di dapil tersebut.Baca juga: Endipat Wijaya Vs Ferry Irwandi: Membangun Kolaborasi, Bukan Kompetisi
(prf/ega)
Ini Aset Tanah-Rumah Anggota DPR yang Sindir Relawan "Si Paling Aceh"
2026-01-12 05:25:59
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:41
| 2026-01-12 05:36
| 2026-01-12 04:58
| 2026-01-12 04:16
| 2026-01-12 03:03










































