SERANG, - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah menjajaki kembali kerja sama pengelolaan sampah dengan Kota Serang.Sebelumnya, sampah dari Kota Tangsel juga pernah dibuang ke TPSA Cilowong, Kota Serang, tahun 2021-2022. Wali Kota Serang Budi Rustandi membenarkan adanya pembahasan dengan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat melakukan pertemuan pada Selasa ."Terbuka (kerja sama pengelolaan sampah dengan Tangsel). Kami menyesuaikan dengan kemauan kami, lalu apa kontribusi yang diberikan kepada Pemerintah Kota Serang dan harus benar-benar bermanfaat. Itu yang perlu kami kaji bersama,” kata Budi kepada wartawan, Selasa.Baca juga: KLH Lirik Bangun Energi Listrik di TPSA Cilowong Serang, Butuh 1.000 Ton Sampah Per HariMenurut Budi, saat ini Pemkot Serang masih melihat perkembangan rencana proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).Namun, jika proyek senilai Rp 5,7 triliun itu berjalan, Kota Serang membutuhkan kerja sama pengelolaan sampah dengan daerah lain.Sebab, kata Budi, TPSA Cilowong membutuhkan 1.500 ton sampah per hari untuk diolah menjadi energi listrik.“Itu termasuk kerja sama Seragon (Serang–Cilegon) yang harus menjadi persyaratan. Ini rebutan (proyek PSL) dan tidak gampang didapat. Daerah besar seperti Tangerang Selatan saja belum tentu bisa," kata Budi.Baca juga: Longsor di Cilowong Banten, Jalan Alternatif Menuju Pantai Anyer DitutupKepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang, Farach Richi, menambahkan bahwa rencana kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemkot Tangerang Selatan masih dalam penjajakan.“Ini (rencana kerja sama pengelolaan sampah dengan Tangsel) baru penjajakan, baru pembahasan bagaimana Kota Serang bisa membantu atau tidak," kata Farach.Farach mengaku tidak menutup kemungkinan kerja sama yang pernah dilakukan sebelumnya kembali dilakukan.Jika sepakat, lanjut Farach, tahapan selanjutnya akan dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU), kemudian perjanjian kerja sama (PKS) antar-kedua daerah.Namun, Farach menegaskan bahwa kerja sama itu membutuhkan proses kajian mendalam.Adapun kajian yang akan dilakukan mulai dari usia Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS), sistem pengelolaannya, hingga metode pemrosesan sampah yang akan diterapkan.“Bukan hanya menaruh sampah dalam arti open dumping, tapi bagaimana pemrosesannya. Itu yang akan dikaji,” jelasnya.
(prf/ega)
Tangsel Kembali Lirik TPSA Cilowong Kota Serang untuk Buang Sampah
2026-01-12 06:35:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:06
| 2026-01-12 07:04
| 2026-01-12 06:18
| 2026-01-12 04:50










































