PDIP Kirim Puluhan Ambulans dan Nakes ke Daerah Terdampak Banjir Sumatera

2026-02-02 12:13:13
PDIP Kirim Puluhan Ambulans dan Nakes ke Daerah Terdampak Banjir Sumatera
JAKARTA, - PDI-P mengirimkan 30 unit ambulans beserta 90 tenaga kesehatan (nakes) dan lebih dari 30 relawan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) ke wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Senin .Pengiriman ditujukan untuk membantu penanganan dan pemulihan korban banjir bandang yang terjadi pada November lalu.Prosesi pelepasan berlangsung di halaman Sekolah Partai PDI-P, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.Baca juga: Ribka Tjiptaning: PDIP Satu-satunya Partai yang Punya Penanggulangan BencanaRelawan Baguna dan tenaga medis tampak sibuk mengecek daftar logistik serta peralatan medis yang akan dibawa ke lokasi bencana.Sejumlah karung berwarna putih berisi Al-Qur’an, mukena, pakaian, serta peralatan medis bertuliskan “Dokter Diaspora” tampak diangkut ke mobil ambulans dan kendaraan lain yang diberangkatkan.Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDI-P Bidang Kesehatan Ribka Tjiptaning tampak hadir untuk memantau persiapan akhir pemberangkatan.Selain kesiapan logistik, seluruh relawan Baguna dan tim medis juga menjalani pemeriksaan kondisi kesehatan.Baca juga: Megawati Instruksikan Baguna PDIP Bangun Dapur Umum di SumateraLangkah ini untuk memastikan setiap personel dalam kondisi prima sebelum menempuh perjalanan panjang menuju Pulau Sumatra.“Tadi pagi saya melihat berita, di daerah Agam masih ada gempa bumi susulan. Saya berpesan kepada teman-teman, jaga kesehatan, jaga soliditas, dan jaga nama baik partai,” ujar Ribka dalam sambutannya.“Teman-teman harus siap berpanas-panasan demi membantu rakyat. Kita akan bertugas minimal satu bulan atau sampai situasi kondusif sesuai arahan Ibu Ketua Umum,” sambungnya.Adapun tenaga kesehatan yang diberangkatkan adalah gabungan sukarelawan dari berbagai daerah, yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, dan Lampung.Dalam kegiatan ini, PDI-P juga bekerja sama dengan sejumlah dokter diaspora yang tengah kembali ke Tanah Air untuk membantu penanganan bencana di Sumatera.Perwakilan Tim Medis dr Andi menegaskan bahwa misi ini merupakan bentuk pengabdian profesi dokter dalam membantu masyarakat terdampak bencana.“Sesuai pesan Ibu Megawati Soekarnoputri, kita harus siap di lapangan tanpa melihat latar belakang warna atau golongan apa pun. Tugas kami adalah kemanusiaan, membantu saudara-saudara kita yang sedang kesulitan,” ujar d. Andi.Secara terperinci, bantuan yang dikirimkan meliputi lebih dari 100 Alquran, sajadah, mukena, sarung, serta sekitar 500 potong pakaian layak pakai.Seluruh bantuan akan disalurkan langsung ke titik-titik pengungsian di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-02 11:29