TPA Suwung Bali Ditutup 23 Desember 2025, Denpasar dan Badung Siapkan Sistem Pengelolaan Alternatif

2026-01-12 06:45:34
TPA Suwung Bali Ditutup 23 Desember 2025, Denpasar dan Badung Siapkan Sistem Pengelolaan Alternatif
Jakarta - Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan arahan penting kepada Pemkot Denpasar dan Pemkab Badung terkait operasional Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung. Dalam keterangannya, ia menyebut bahwa pada 23 Desember 2025 TPA Suwung akan ditutup dan tidak lagi menerima sampah, karena seluruh aktivitas pembuangan di area tersebut akan dihentikan sepenuhnya."TPA Suwung harus ditutup paling lambat tanggal 23 Desember 2025, Pemkot Denpasar dan Pemkab Badung dilarang membawa sampah ke TPA Suwung," kata Koster, melansir Antara, Senin .AdvertisementDalam penjelasannya, Wali Kota Denpasar dan Bupati Badung yang selama bertahun-tahun bergantung pada TPA Suwung wajib menghentikan seluruh aktivitas pembuangan sampah ke lokasi tersebut begitu penutupan diberlakukan. Selain itu, keduanya didorong untuk mempercepat penyediaan sistem pengelolaan sampah alternatif di luar TPA Suwung, baik dengan menyediakan titik pengolahan alternatif maupun mengoptimalkan fasilitas setempat. Dengan adanya penutupan TPA Suwung, Pemkot Denpasar dan Pemkat Badung diharapkan mampu membangun pola pengelolaan yang lebih mandiri, sehingga tidak lagi bergantung pada satu lokasi pembuangan yang sama seperti sebelumnya.Ketergantungan Denpasar dan Badung pada TPA Suwung sebagai titik utama pembuangan selama bertahun-tahun membuat penutupan lokasi ini menuntut perubahan besar dalam pola pengelolaan sampah. Untuk itu, Koster mendorong penggunaan berbagai metode pengolahan, termasuk pemanfaatan teba modern, TPS3R atau TPST, serta alat seperti mesin pencacah dan dekomposer untuk mempercepat pemrosesan bahan organik menjadi kompos melalui beragam cara yang dapat dijalankan, termasuk opsi pengolahan lain yang mendukung."Agar dapat menggunakan model pengelolaan sampah ini, maka harus dilakukan pemilahan sampah organik dan bukan organik di tingkat rumah tangga," ucap Koster. 


(prf/ega)

Berita Lainnya