JAKARTA, - PT Pertamina Patra Niaga bakal menambah impor bahan bakar minyak (BBM) dan meningkatkan produksi dalam negeri jelang akhir tahun ini.Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan stok BBM agar ketersediaan BBM untuk masyarakat terjamin selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru)."Per hari ini stok ada di 20,2 hari secara nasional akan terus kita tingkatkan. Yang pertama tentu kita akan menambah produksi dari kilang dan juga ada beberapa tambahan impor yang kita akan datangkan," ujarnya saat konferensi pers di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin .Baca juga: ESDM Sebut Shell Lagi Tahap Akhir Negosiasi Beli BBM dari Pertamina Harga BBM di SPBU Pertamina seluruh provinsi yang berlaku per 1 November 2025Dia menambahkan, untuk pasokan BBM Pertamina jenis Pertamax Turbo akan ditambah dengan menambah impor dan meningkatkan produksi dalam negeri dari Kilang Cilacap dan Kilang Balongan.Sementara penambahan stok BBM jenis Pertalite dilakukan dari tambahan impor dan produksi dalam negeri dengan total volume sekitar 1,4 juta kiloliter."Stok (BBM Pertalite) ini akan kita naikkan di level lebih daripada 21 hari. Kita usahakan sampai dengan 22 atau 23 hari," kata Ega.Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Wahyudi Anas mengatakan stok BBM Pertalite tanah air saat ini sangat aman.Baca juga: Pertamina Pasok 100.000 Barrel BBM ke SPBU Vivo BPH Migas telah menyediakan kuota Pertalite 31,13 juta kilo liter.“Realisasi prognosa sampai akhir Desember 2025 mencapai 90,43 persen, kita masih memiliki 9,57 persen stok itu, jadi itu sangat aman untuk Pertalite,” ujar Anas.Sementara itu, stok minyak tanah hingga akhir Desember 2025 mencapai 2,94 persen karena realisasi mencapai 97,06 persen.BPH Migas juga memperkirakan, realisasi biosolar per 20 November 2025 mencapai 98,14 persen sehingga masih terdapat stok 1,86 persen dari 18,69 kiloliter (KL).
(prf/ega)
Pertamina Bakal Tambah Impor BBM dan Produksi Dalam Negeri Jelang Nataru
2026-01-11 23:29:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:38
| 2026-01-11 23:34
| 2026-01-11 23:32
| 2026-01-11 23:15










































