Lonjakan Harga Emas Terus Berlanjut hingga 2026? Ini Kata Analis

2026-01-12 05:30:29
Lonjakan Harga Emas Terus Berlanjut hingga 2026? Ini Kata Analis
- Harga emas kembali menjadi sorotan setelah mengalami lonjakan signifikan sepanjang 2025. Pada Kamis , harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa dengan tembus di level 4.300 dollar AS per troy ons.Jika dihitung secara tahunan, harga emas sudah naik 57,88 persen per Rabu berdasarkan simulasi perhitungan emas di laman id.tradingeconomics.com.Kenaikan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat yang rutin menabung emas. Meski demikian, apakah lonjakan tersebut akan terus berlanjut hingga 2026?Berdasarkan hasil jajak pendapat yang dipublikasikan reuters.com pada Senin , 39 analis dan pedagang memperkirakan harga rata-rata emas akan mencapai 3.400 dollar AS per troy ons pada 2025. Kemudian, harga emas diperkirakan akan melambung hingga 4.275 dollar AS per troy ons pada 2026.Setidaknya, terdapat empat faktor yang bakal memengaruhi harga emas pada 2026.Kenaikan harga emas yang berkali-kali mencetak rekor tertinggi sepanjang 2025 tak terlepas dari berbagai faktor. Ekonom dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Eddy Junarsin menjelaskan, kenaikan harga emas dipicu ketidakpastian perekonomian global dan kondisi geopolitik yang memanas.Menurutnya, perekonomian dunia berada dalam fase ketidakpastian karena pertumbuhan melambat dan banyak negara mengeluarkan kebijakan proteksionis. Hal ini menimbulkan perang tarif dan perang dagang.Baca juga: Lakuemas Dukung Bullion Bank, Hadirkan Berbagai Kemudahan Investasi EmasSelain perlambatan ekonomi, ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan Ukraina juga turut mendorong harga emas.“Ketika ketidakpastian ekonomi meningkat, investor beralih ke aset logam mulia. Tren kenaikan harga emas tampaknya akan terus berlanjut dan bersaing dengan cryptocurrencies,” kata Eddy, seperti diberitakan Kompas.com, Selasa .Tren pemangkasan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) di tengah tingkat inflasi yang masih bertahan tinggi juga menjadi salah satu faktor kenaikan harga emas.Diberitakan Kompas.com pada Selasa , harga emas dunia melonjak hampir dua persen setelah sejumlah pejabat The Fed mengisyaratkan dukungan terhadap pemangkasan suku bunga ketiga tahun ini dalam rapat yang akan digelar pada 9-10 Desember 2025.Baca juga: Butik LAKUEMAS Tawarkan Solusi Gadai Emas dengan Nilai Taksir Tinggi Salah satu anggota Dewan Gubernur The Fed Stephen Miran menyebut, kondisi pasar tenaga kerja yang memburuk menjadi alasan kuat untuk melanjutkan penurunan suku bunga. Pernyataan ini sejalan dengan komentar dovish dari Dewan Gubernur The Fed lain Christopher Waller sehari sebelumnya.Sebagai aset non-yield bearing, emas memiliki korelasi terbalik dengan suku bunga. Ketika The Fed memangkas suku bunga acuannya, imbal hasil instrumen berbasis bunga ikut turun sehingga kurang menarik bagi investor.Dalam situasi tersebut, investor cenderung mengalihkan dana ke aset berbasis nilai yang lebih stabil, seperti emas.“Ketidakpastian ekonomi yang berkelanjutan, turbulensi geopolitik, dan ekspektasi dovish terhadap The Fed terus mendukung harga emas dalam jangka pendek,” ujar analis ActivTrades, Ricardo Evangelista.Dollar AS (USD) dan harga emas memiliki hubungan historis yang berlawanan (inverse correlation). Seperti diketahui, emas secara global umumnya dihargai dalam dollar AS.Pergerakan nilai dollar AS terhadap mata uang lain memiliki dampak langsung terhadap harga emas di pasar internasional dan domestik.Ketika indeks dollar turun, harga emas menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang selain dollar AS. Hal ini berpotensi meningkatkan permintaan emas sehingga membuat harganya naik.Baca juga: Inovasi dan Keamanan Teknologi Lakuemas dalam Investasi Emas DigitalDiberitakan Kompas.id pada Senin , pengamat komoditas Ibrahim Assuaibi menjelaskan bahwa penurunan kinerja dollar AS menjadi salah satu pemicu utama penguatan harga emas dunia.Nilai mata uang dollar AS dalam indeks telah melemah lebih dari 8 persen sejak awal 2025 hingga Senin di bawah level 100. Jika penurunan ini berlanjut karena efek geopolitik dan ekonomi, harga emas global akan semakin terdorong naik.“Hal ini menjadi faktor yang membuat masyarakat dunia akan kembali ke emas sebagai alat lindung. Ketika ekuitas berguguran, emas akan menjadi alat lindung nilai ke depan,” ujar Ibrahim.Permintaan terhadap emas tidak hanya datang dari investor, tetapi juga bank sentral. Di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, bank sentral di seluruh dunia membeli emas untuk beberapa alasan, termasuk diversifikasi cadangan devisa dan aset lindung nilai.Diberitakan Kompas.com, Selasa , hasil survei World Gold Council (WGC) menunjukkan bahwa 76 persen bank sentral yang disurvei memperkirakan kepemilikan emas akan lebih tinggi dalam lima tahun ke depan.Menurut laporan tersebut, bank-bank sentral itu telah mengumpulkan lebih dari 1.000 metrik ton emas dalam tiga tahun terakhir. Hal ini merupakan peningkatan signifikan dari rata-rata 400 sampai 500 ton dalam dekade sebelumnya."Kinerja emas selama masa krisis, diversifikasi portofolio, dan lindung nilai inflasi merupakan beberapa tema utama yang mendorong rencana untuk mengumpulkan lebih banyak emas selama tahun mendatang," tulis laporan WGC.Itulah empat faktor yang berpengaruh terhadap gejolak harga emas. Jika ingin memulai berinvestasi emas, pahami kelebihan dan risikonya agar mendapatkan manfaat maksimal.Untuk memudahkan berinvestasi logam mulia, Anda dapat mempertimbangkan emas digital. Pasalnya, emas digital memungkinkan Anda menabung sembari belajar berinvestasi.Salah satu platform yang menyediakan emas digital adalah Lakuemas. Platform ini didukung oleh PT Central Mega Kencana (CMK). Di Lakuemas, kamu bisa memulai berinvestasi emas digital dengan modal kecil mulai dari Rp 50.000.Semua transaksi, mulai dari beli, jual, hingga transfer emas, bisa dilakukan 24/7 di mana pun kamu berada, cukup lewat aplikasi Lakuemas.Keunggulan utama Lakuemas adalah efisiensi biaya yang tinggi. Kamu tidak perlu pusing dengan biaya cetak, biaya produksi, atau biaya penyimpanan yang biasanya ada di investasi emas fisik. Semua serbadigital, aman, dan transparan.Tak perlu khawatir soal keamanan karena Lakuemas telah resmi terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan bekerja sama dengan lembaga kustodian tepercaya. Ini berarti, setiap transaksi yang dilakukan oleh pengguna memiliki perlindungan maksimal.Lakuemas juga memiliki Lakushop. Lakuemas Official Online Store ini bisa diakses di aplikasi Lakuemas dan menyediakan produk voucher emas digital dalam berbagai nominal.Fitur menarik lain dari platform ini adalah Gold Swap yang memungkinkan pengguna menukar emas fisik ke saldo digital atau sebaliknya. Selain itu, terdapat fitur ATM Emas yang memudahkan pengguna menarik emas fisik secara praktis.Saat ini, Lakuemas sedang melakukan kolaborasi ekslusif dengan platform e-commerce Blibli, TikTok Shop, dan Tokopedia untuk menyediakan Voucher Puzzle. Jika melengkapi kepingan puzzle-nya, kamu bisa mendapatkan hadiah berupa voucher emas.Dengan segala kemudahan dan keunggulan yang ditawarkan, Lakuemas dapat menjadi platform investasi emas untuk keluarga Indonesia. Emas dapat digunakan sebagai diversifikasi aset dan alat nilai lindung aset dari inflasi.Yuk investasi emas digital di Lakuemas sekarang. Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap, kamu bisa mengunjungi Tiktok @lakuemas.official dan Instagram @lakuemas atau website resmi Lakuemas, ya


(prf/ega)