Sepanjang Januari-Oktober 2025, 440 Barang Tertinggal di Kereta dengan Nilai Estimasi Rp 923 Juta

2026-02-02 04:49:57
Sepanjang Januari-Oktober 2025, 440 Barang Tertinggal di Kereta dengan Nilai Estimasi Rp 923 Juta
BLORA, JAWA TENGAH – Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 4 Semarang mencatat 440 barang tertinggal dengan nilai estimasi mencapai Rp 923.131.000.Dari jumlah tersebut, 74 barang termasuk kategori berharga, seperti handphone, laptop, proyektor, dan perhiasan.Baca juga: Bajaj Terancam Ditertibkan, Maxride: Kalau Tidak Dibolehkan, Kami Sudah Mengurus Seluruh LegalitasManager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, mengatakan pihaknya terus memperkuat aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan pelanggan.“KAI Daop 4 Semarang meningkatkan pelayanan aman dan terpercaya melalui layanan Lost and Found. Layanan ini membantu pelanggan menemukan barang yang tertinggal di stasiun maupun di kereta api,” ujarnya, Kamis .“Setelah laporan diterima, petugas melakukan penelusuran dan mengembalikan barang secara langsung jika segera ditemukan. Jika memerlukan waktu lebih lama, pelanggan akan mendapatkan informasi perkembangan pencarian,” jelas Franoto.Saat mengambil barang, pelanggan diwajibkan menunjukkan identitas diri.Informasi barang temuan juga diumumkan melalui pengeras suara di stasiun.Barang makanan hanya disimpan maksimal 1×24 jam sebelum dimusnahkan untuk menjaga kebersihan.Seluruh barang yang ditemukan diberi label, diverifikasi, dan dicatat dalam database Lost and Found KAI yang terintegrasi secara nasional. Sistem ini memudahkan pelaporan dan pencarian barang di stasiun mana pun di Indonesia.Menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, KAI Daop 4 Semarang mengimbau pelanggan untuk lebih berhati-hati dalam menjaga barang bawaan.“Kami mengajak pelanggan untuk selalu memeriksa kursi, rak bagasi, dan area sekitar sebelum turun dari kereta,” kata Franoto.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-02-02 03:25