JAKARTA, - Guys, seberapa sering kalian denger kasus sexual harrasment di transportasi umum?Khususnya di kereta. Di balik vibes commuting yang keliatannya chill, tapi ternyata banyak cerita dari penumpang muda yang justru bikin merinding.Mulai dari tatapan “nggak sopan”, sentuhan sengaja, sampai momen nggak nyaman yang bikin perjalanan seharusnya aman malah berubah jadi pengalaman traumatis.Generasi muda atau Gen Z mungkin yang paling melek soal isu ini, tapi… apakah kita beneran cukup aware sama hal tersebut?Atau sebenarnya masih banyak yang nggak berani buat speak up?Yuk, kita kupas realitas di balik gerbong yang tiap hari kita naikin bareng-bareng ini.Baca juga: KAI Catat 36 Kasus Pelecehan Seksual di Kereta Sepanjang 2025, Mayoritas di KRLDari hasil wawancaraku dengan beberapa pengguna KRL, terlihat bahwa sebenarnya Gen Z punya tingkat kewaspadaan yang cukup tinggi khususnya kasus pelecehan seksual/sexual harrasment.Aura, salah satu pengguna KRL aktif, menjelaskan bahwa di kereta itu nggak bisa dibilang 100 persen aman, apalagi kalau gerbong kereta lagi padat-padatnya, yang akhirnya membuat orang saling berdesakan di dalam kereta.Menurutnya, suasana desak-desakan bikin pelaku lebih gampang bergerak. Ia mengaku pernah melihat perilaku seseorang yang mencurigakan, mulai dari cara berdiri yang terlalu dekat, ekspresi gelisah, hingga gestur pelaku yang kayak ‘nyari kesempatan’.Baca juga: Jangan Diam, Penumpang Harus Lapor jika Ada Pelecehan Seksual di Kereta ApiMeski begitu, Aura percaya Gen Z sekarang lebih sigap. Mereka cenderung cepat mengenali dan membaca hal-hal yang “nggak beres” dan lebih berani buat speak up.“Kalau lihat hal janggal, kita tuh biasanya langsung waspada. Kalau perlu, bantu korban. Gen Z paling nggak bisa diem kalau ngeliat yang toxic-toxic gitu,” ujarnya.Sementara itu, Nusa menyebut bahwa dirinya dan Gen Z lainnya sangat aware karena mereka sudah biasa hidup berdampingan dengan teknologi.“Kalau amit-amit ngeliat pelecehan, hal pertama yang Gen Z lakukan biasanya rekam, jadikan bukti, terus lapor security. Kadang juga diviralin biar pelakunya kena sanksi sosial,” kata dia.Baca juga: KAI Segera Terapkan Blacklist bagi Pelaku Pelecehan Seksual di Kereta ApiBuat Gen Z, viral bukan sekadar demi konten, tapi juga jadi cara cepat dan efektif untuk ngasih sanksi sosial ke pelaku dan memperluas awareness.Cerita paling menggemparkan justru datang dari Aisyah, seorang saksi yang pernah menangani kasus pelecehan secara langsung di dalam kereta ekonomi.Kejadian itu terjadi di jam pulang kerja, ketika kereta sedang benar-benar padat penumpang.
(prf/ega)
Stay Alert, Bestie! Sexual Harrasment di Kereta Nyata Banget!
2026-01-12 03:54:44
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:53
| 2026-01-12 03:11
| 2026-01-12 02:44










































