Korban Tewas Longsor Banjarnegara Bertambah Jadi 9 Orang, 19 Masih Dicari

2026-01-15 18:57:18
Korban Tewas Longsor Banjarnegara Bertambah Jadi 9 Orang, 19 Masih Dicari
Tim SAR gabungan kembali menemukan 7 korban tewas akibat longsor di Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng). Maka, total korban tewas menjadi 9 orang, sementara 19 lainnya masih dicari."Identitas korban hari ini sektor C2, Esiah (22), ditemukan pukul 10.40 WIB; di sektor A2 nama korban Maruni (41), istri Kuswanto, pukul 11.00 WIB," kata Kepala Basarnas Semarang, Budiono, dalam keterangan tertulis yang diterima, seperti dilansir detikJateng, Kamis (19/11/2025).Ia mengatakan, pada 13.00 WIB, kembali ditemukan satu korban longsor dalam kondisi meninggal tertimbun longsor. "Korban atas nama Karti (64), istri Tiaryo, ditemukan pukul 13.00 WIB," tuturnya.Tak berselang lama, ia mengatakan, ditemukan kembali dua jenazah yang belum bisa diidentifikasi identitasnya. Satu jenazah perempuan, satu jenazah laki-laki, dan satu bagian tubuh seseorang."Ada laporan lagi penemuan satu korban wanita dewasa dan bodypart. Kemudian ditemukan lagi jenazah utuh pukul 17.05 WIB di C1, laki-laki dewasa," tuturnya."Total korban hari ini 7, salah satunya body part. Total korban meninggal dunia 9. Dalam pencarian 19," pungkasnya.Baca selengkapnya di sini.Simak juga Video: Basarnas Ungkap Kendala Pencarian 3 Korban Terakhir Longsor Cilacap[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-01-15 17:14