Penemuan Granat Berusia Seabad Warisan Inggris di Pantai Bangka Barat, 2 Warga Dapat Piagam

2026-01-12 13:39:59
Penemuan Granat Berusia Seabad Warisan Inggris di Pantai Bangka Barat, 2 Warga Dapat Piagam
- Samsuri (50) tersenyum semringah saat sebuah piagam penghargaan tersemat di pangkuannya, Selasa .Piagam itu diterima Samsuri dari kepolisian Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, atas jasanya menemukan sebuah granat peninggalan Perang Dunia Kedua di Pantai Limbung, Mentok, pekan lalu.Granat dengan pin masih terpasang ditemukan Samsuri secara tidak sengaja saat bekerja di kawasan pantai.Samsuri kemudian melaporkan temuannya itu pada tokoh masyarakat bernama Zainal Abidin (67), yang kemudian meneruskan informasi kepada polisi.Alhasil, Samsuri dan Zainal sama-sama menerima penghargaan yang diserahkan saat apel pasukan di lapangan Mapolres Bangka Barat.Baca juga: Nelayan di Bangka Selatan Hilang Misterius, Tinggalkan Kapal Kosong"Secara tidak sengaja menemukan granat yang hampir tidak terlihat di sela tumpukan sampah di pantai," kata Samsuri yang kerap disapa Sunduk, pada awak media, Selasa.Samsuri mengaku langsung melaporkan temuannya itu karena khawatir terjadi ledakan."Tahunya itu barang berbahaya, enggak boleh sembarangan," ujar Samsuri.Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha mengatakan, pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi institusi Polri kepada masyarakat yang memiliki kepedulian dan kesadaran tinggi terhadap keamanan lingkungan."Peran aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas. Apa yang dilakukan oleh saudara Zainal Abidin dan Samsuri patut menjadi contoh karena tidak mengabaikan temuan berbahaya dan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian," ujar Pradana.Pradana menjelaskan, granat nanas yang ditemukan warga merupakan peninggalan sejarah buatan Inggris tahun 1920 atau telah berusia lebih seabad.Baca juga: Granat Berusia Seabad Buatan Inggris Sisa Perang Dunia Diledakkan Polisi di Bangka-BelitungUpaya pengamanan langsung dilakukan karena granat diketahui masih aktif serta memiliki daya ledak yang membahayakan jiwa manusia."Kami lakukan evakuasi dan pemusnahan terkendali bersama tim Jibom Gegana Brimob," kata Pradana.Pemusnahan di Lapangan Tembak Polres Bangka Barat dilakukan dengan mengaktifkan pemicu ledakan yang kemudian menimbulkan dentuman keras.Getaran ledakan terasa di sekeliling lapangan tembak, sementara percikan serpihan granat melesat di area yang telah diamankan.


(prf/ega)