Demi Keselamatan dan Kesehatan Penumpang Selama Nataru, Dua Posko Dibangun di Pelabuhan Kalianget Sumenep

2026-01-12 03:53:54
Demi Keselamatan dan Kesehatan Penumpang Selama Nataru, Dua Posko Dibangun di Pelabuhan Kalianget Sumenep
SUMENEP, - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendirikan dua posko terpadu di Pelabuhan Kalianget.Tujuannya untuk mendukung kelancaran dan keselamatan arus penumpang selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).Pantauan Kompas.com, dua posko tersebut masing-masing ditempatkan di area dermaga dan di bagian luar pelabuhan.Penempatan ini dilakukan agar pemantauan terhadap aktivitas penumpang yang akan naik maupun turun kapal dapat dilakukan secara maksimal, mulai dari aspek keselamatan pelayaran hingga kondisi kesehatan penumpang.Baca juga: Membasuh Kaki Ibu, Cara Haru Ratusan Siswa MI di Sumenep Rayakan Hari IbuKepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, mengatakan pendirian posko terpadu merupakan langkah antisipatif menghadapi potensi lonjakan penumpang selama masa libur akhir tahun.Menurut dia, Pelabuhan Kalianget menjadi salah satu pintu utama mobilitas masyarakat Sumenep, khususnya yang akan bepergian ke wilayah kepulauan, Jawa dan Nusa Tenggara Barat.“Posko terpadu ini kami siapkan untuk memastikan seluruh proses pelayanan penumpang berjalan aman, tertib, dan lancar. Keselamatan dan kesehatan penumpang menjadi prioritas utama,” kata Azwar Anas, Selasa .Dia menjelaskan, posko yang berada di area dermaga difokuskan untuk pengawasan langsung terhadap aktivitas naik-turun penumpang serta kesiapan kapal.Sementara itu, posko di bagian luar pelabuhan berfungsi sebagai pusat koordinasi dan pelayanan informasi bagi masyarakat.Baca juga: Ribuan Warga Sumenep Terjangkit TBC, Tertinggi Kedua di JatimSetiap hari, posko terpadu ini dijaga oleh petugas dari berbagai unsur. Mereka terdiri atas tenaga medis, petugas pelabuhan, personel kepolisian serta anggota TNI.Kehadiran lintas instansi tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi darurat di area pelabuhan.“Petugas bersiaga setiap hari secara bergantian. Jika ada penumpang yang membutuhkan layanan kesehatan atau terjadi situasi darurat, bisa langsung ditangani di lokasi,” ungkap Azwar.Selain pelayanan kesehatan, posko juga menjadi sarana pengawasan terhadap penerapan standar keselamatan pelayaran, termasuk kelayakan kapal dan kelengkapan dokumen penumpang.Baca juga: 9 Kapal Disiagakan Layani Arus Nataru di Pelabuhan Kalianget SumenepKSOP Kalianget memastikan seluruh operator kapal mematuhi aturan yang berlaku demi mencegah risiko kecelakaan laut.Azwar menambahkan, posko terpadu ini mulai beroperasi sejak 18 Desember 2025 dan akan berakhir pada 5 Januari 2026.Selama periode tersebut, KSOP Kalianget akan terus melakukan evaluasi harian untuk memastikan pelayanan pelabuhan berjalan optimal.“Kami mengimbau para penumpang untuk mematuhi arahan petugas dan menjaga ketertiban selama berada di area pelabuhan," ungkapnya."Dengan kerja sama semua pihak, arus Nataru di Pelabuhan Kalianget diharapkan berjalan aman dan lancar,” tambahnya.


(prf/ega)