Korban Banjir di Bener Meriah Berjalan Lewati 4 Jalan Longsor demi Ambil Sembako di Aceh Utara

2026-01-12 06:37:23
Korban Banjir di Bener Meriah Berjalan Lewati 4 Jalan Longsor demi Ambil Sembako di Aceh Utara
ACEH UTARA, – Puluhan warga Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, setiap hari berjalan kaki menuju Kabupaten Aceh Utara untuk mencari kebutuhan atau bantuan sembilan bahan pokok (Sembako).Pasalnya, akses darat ke Kabupaten Aceh Utara lumpuh total. Sejumlah ruas jalan dan jembatan amblas akibat longsor yang terjadi pada 26 November 2025.“Kami melewati empat jalan longsor. Antara longsor yang satu ke longsor lainnya ada motor trail dan harus bayar Rp 100.000 per orang. Selebihnya jalan kaki,” kata salah satu warga, Rifa Ariga (35), kepada Kompas.com, Minggu .Dia menyebutkan, terpaksa berjalan ke Kabupaten Aceh Utara karena tidak ada persediaan bahan makanan di Kabupaten Bener Meriah.Baca juga: Gubernur Aceh Muzakir Manaf Tegaskan Bupati yang “Cengeng” Dipersilakan Mengundurkan DiriMenurut Rifa, jika ada bantuan bahan makanan jumlahnya sangat terbatas yang didistribusikan lewat helikopter.“Anak-anak butuh makan dan minum. Kami minta teman atau saudara antar ke Gunung Salak Aceh Utara. Setelah ambil barang, langsung balik lagi ke Bener Meriah,” ujarnya.Hal yang sama disampaikan Wardah (40), asal Desa Nunang, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah. Dia mengaku sudah dua kali mencari bahan makanan ke Gunung Salak.“Kami butuh Sembako. Bukan masalah minyak-minyak, makannya sekarang yang kami perlukan. Kami harus kemari, tidak ada solusi lain,” katanya.Baca juga: Listrik di Bener Meriah Masih Padam Total, 4 Kabupaten di Aceh Mulai MenyalaWardah mengatakan, dia meminta agar adiknya mengantarkan bahan pangan ke Gunung Salak. Kemudian, bahan pangan itu diambil olehnya, untuk dibawa ke Aceh Tengah.Menurut Wardah, hal itu dilakukan untuk menghemat waktu perjalanan.“Bolak-balik kami bisa habis waktu 13 jam, dari jalan kaki sampai naik trail. Kami harap bisa segera teratasi kebutuhan bahan pangan di Aceh Tengah,” pungkasnya.Sekadar diketahui,banjir di kawasan Kabupaten Aceh Tengah mulai terjadi 22 November 2025. Kini, sejumlah titik masih terisolir dan belum bisa diakses.Sementara itu, banjir di kabupaten lain di Aceh baru mengalami banjir pada 26 November 2025.Baca juga: Pasien Korban Banjir Terus Bertambah, RSUCM Aceh Utara Minta Dukungan Menkes RI


(prf/ega)