Hunian Tetap Korban Banjir di Sumut Mulai Dibangun, Ini Sebaran Wilayahnya

2026-01-11 04:04:54
Hunian Tetap Korban Banjir di Sumut Mulai Dibangun, Ini Sebaran Wilayahnya
MEDAN, - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengatakan, proses pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir dan longsor di Sumut mulai berjalan.Bobby menyebut, pembangunan terhadap 648 unit Huntap sudah pada tahap ground breaking atau peletakan batu pertama."Lokasinya di Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga," ujar Bobby dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/12//2025).Baca juga: Banjir Tapteng Sumut Telan Rumah dan Penghidupan, Warga Trauma: Takut Lihat Air Bawa KayuBobby menyampaikan hal itu saat rapat daring membahas lanjutan pembangunan Huntap di wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, dengan pemerintah pusat, Minggu malam.Bobby kemudian mengatakan, Huntap di Tapanuli Utara lokasinya di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting. Luas lahannya 5 hektar dengan jumlah 103 unit Huntap.Baca juga: Jalan Lintas Provinsi di Humbahas Sumut Retak dan Rawan Terputus Akibat LongsorDi Tapanuli Selatan, lokasinya di Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru. Lahan yang disiapkan 61.942 meter persegi, Huntap yang disiapkan sebanyak 227 unit.Sementara, lokasi Huntap di Tapanuli Tengah berada di Lahan Asrama Haji Sitonong Bangun, Kecamatan Pinangsori. Luas lahannya 1,3 hektar dengan jumlah Huntap sebanyak 118 unit.Di Kota Sibolga lokasi Huntap berada di Jalan Sudirman, Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan. Luas lahannya 5,1 hektar dengan jumlah Huntap 200 unit."Selain 648 unit Huntap tersebut, rencana Huntap selanjutnya sebanyak 343 unit. Lokasinya berada di Tapanuli Tengah, Kelurahan Tukka, Desa Lumut. Jumlahnya sebanyak 86 unit," ujar Bobby.Rencananya, ada tambahan 186 di Tapanuli Selatan, tepatnya di Desa Tandihat. Selanjutnya Huntap juga akan dibuat di Kabupaten Humbang Hasundutan. Rinciannya, di Desa Pengangguran di bangun 35 unit Huntap dan di Desa Sampe Tua atau Onan Ganjang dibangun sebanyak 36 unit Huntap.Dalam rapat, Menteri PKP, Maruarar Sirait menyampaikan kepada kepala daerah untuk proaktif mengusulkan validasi data Huntap. Kata dia, Kementerian PKP membutuhkan usulan lokasi riil, agar pembangunannya bisa direalisasikan segera.Selain itu, pemerintah daerah juga diminta segera melaporkan jumlah data hunian masyarakat yang berada pada kategori rusak ringan, sedang, berat, hanyut atau hilang, karena dampak bencana banjir dan tanah longsor.Sebelumnya, musibah banjir dan longsor menerjang 19 kabupaten dan kota di Sumut pada Senin . Akibat insiden itu, berdasarkan data BPBD Sumut, Senin , 365 orang di sana meninggal dunia, 60 orang hilang, 209 terluka dan 11.574 orang mengungsi.


(prf/ega)