Menperin: Serap 20,3 Juta Pekerja, Industri Manufaktur Jadi Andalan Ekonomi RI

2026-02-05 06:20:22
Menperin: Serap 20,3 Juta Pekerja, Industri Manufaktur Jadi Andalan Ekonomi RI
JAKARTA, - Kinerja sektor manufaktur Indonesia terus menunjukkan ketangguhannya. Hingga Agustus 2025, jumlah tenaga kerja di sektor ini mencapai 20,31 juta orang, atau setara 13 persen dari total tenaga kerja nasional. Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan capaian tersebut memperlihatkan bahwa industri manufaktur masih menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia, tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga dalam menyerap tenaga kerja dan menarik investasi. “Tenaga kerja di sektor manufaktur mencapai 20,31 juta per Agustus 2025, yang merepresentasikan 13 persen dari total tenaga kerja nasional,” ujar Agus saat membuka pameran IPCS di Pusdiklat Industri Kemenperin, Jakarta Selatan, Rabu . Baca juga: Menperin Tak Mempermasalahkan Puluhan Pabrik Relokasi ke Jateng Tak hanya itu, investasi di sektor manufaktur juga menunjukkan tren positif. Menurut Agus, investasi yang masuk ke industri pengolahan non migas (IPNM) mencapai 37,73 persen dari total investasi nasional pada kuartal III-2025. Sementara, kinerja ekspor manufaktur juga mencatat hasil positif atau tumbuh hingga 11 persen, dengan kontribusi 81 persen dari total ekspor nasional berasal dari sektor manufaktur. “Investasi juga not bad, 37,73 persen dari total investasi yang masuk ke IPNM, ekspor ini luar biasa, ekspor luar biasa kalau tidak salah peningkatannya 9-11 persen dimana tercatat 81 persen dari total ekspor nasional itu berasal dari manufaktur,” paparnya. Baca juga: Dari Pabrik ke Platform Digital, Menperin Dorong Manufaktur RI Masuk Era Kecerdasan Buatan Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada kuartal III-2025, kinerja industri pengolahan nonmigas tumbuh 5,58 persen secara tahunan (year-on-year), melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,04 persen. Kinerja itu membuat industri pengolahan non migas berkontribusi 17,39 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Angka ini naik dari posisi kuartal sebelumnya yang sebesar 16,92 persen, sekaligus menjadikan sektor tersebut sebagai penyumbang terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi, yakni sebesar 1,04 persen. Meski demikian, Menperin menyoroti masih rendahnya tingkat utilisasi kapasitas produksi industri nasional, khususnya di sektor manufaktur, yang rata-rata masih di bawah 60 persen. Itu menunjukkan bahwa masih terdapat ruang besar untuk mendorong peningkatan produktivitas industri dalam negeri. “Artinya masih banyak ruang untuk mengoptimalkan kapasitas produksi nasional, apalagi jika kita selaraskan dengan hasil survei Indeks Kepercayaan Industri (IKI) yang dilakukan oleh Kemenperin. Sejak pertama kali survei IKI dilakukan, nilainya tidak pernah di bawah 50 poin,” paparnya. Baca juga: 6 Sektor Industri Dibanjiri Produk Impor, Kemenperin Wanti-wanti soal Anjloknya Produksi Pada Oktober 2025, IKI tercatat di level 53,5 poin, menandakan optimisme pelaku industri terhadap prospek usaha masih kuat. Sementara itu, Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur di Tanah Air berada di level 51,2 poin, yang juga mencerminkan ekspansi sektor industri. “PMI juga lumayan di angka 51,2 persen, walaupun PMI bukan menjadi pegangan bagi Kemenperin dalam merumuskan kebijakan karena kami tetap menggunakan IKI jadi angka 53,5, itu menunjukkan optimisme dari para pelaku usaha, dari para pelaku industri dan optimisme ini harus bisa kita transformasikan, konversikan kepada peningkatan dari utilisasi IPNM,” beber Agus.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

33. Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebutTentukan Benar (T) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut!34. Percakapan:Dini: Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu bisnis kecil.Rio: Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga mudah memahami isi informasi yang disajikan.Sena: Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan informasi yang disajikan?Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berdasarkan isi teks!Baca juga: 30 Soal PTS PAI Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban STS Pendidikan Agama IslamTeks untuk soal nomor 35-37!Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus hoyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, loami harus berpisahBertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang dildapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kacaSaat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas iaya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. Tidak ganti baju? tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat, Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasапуа sangat tidak elokSaya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coldatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya. (Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyestialan)35. Kalimat:“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.”Penggunaan kata boyongan memperjelas peristiwa yang dialami tokoh “saya”, yaitu …Baca juga: 50 Soal UKPPPG 2025 Guru SD dan Kunci Jawaban Uji Kompetensi PPG sebagai Bahan Latihan36. Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pertanyaan berikut!37. Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?Pilihlah jawaban yang benar!  Jawaban benar lebih dari satu. 

| 2026-02-05 06:29