JAKARTA, – Polres Metro Jakarta Pusat memastikan seluruh personel yang bertugas mengamankan demo buruh di Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat, Senin , tidak membawa senjata api.Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyebut, langkah ini diambil untuk memastikan pengamanan aksi penyampaian pendapat buruh berjalan dengan pendekatan yang humanis dan persuasif.“Seluruh personel tidak dibekali senjata api dan mengedepankan pendekatan humanis serta profesional,” ujar Susatyo dalam keterangan tertulisnya, Senin.Baca juga: Buruh Demo di Istana Hari Ini, Tolak UMP Jakarta 2026 Rp 5,7 JutaSusatyo menjelaskan, pelarangan penggunaan senjata api bagi petugas pengamanan merupakan bagian dari standar operasional prosedur (SOP) dalam melayani aksi unjuk rasa damai.Sebanyak 1.392 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran pun dikerahkan untuk mengawal jalannya aksi yang digelar oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh tersebut.“Kami menurunkan 1.392 personel gabungan untuk melayani kegiatan penyampaian pendapat di muka umum agar berjalan aman, tertib, dan kondusif,” kata Susatyo.Meski begitu, Susatyo tetap meminta massa aksi untuk kooperatif dan mematuhi batasan-batasan dalam penyampaian pendapat di muka umum.Ia mengingatkan agar massa tidak melakukan pembakaran ban bekas yang dapat mengganggu ketertiban umum.“Kami menghormati hak saudara-saudara kita dalam menyampaikan pendapat. Namun kami juga mengimbau agar aksi dilakukan secara damai, tidak anarkis, tidak membakar ban bekas, tidak merusak fasilitas umum, serta tidak melawan petugas,” kata Susatyo.Baca juga: Buruh Demo di Jakarta Hari Ini, Berikut Rute Alternatif Hindari MacetIa juga meminta para orator di atas mobil komando untuk menjaga narasi agar tidak memprovokasi massa untuk melakukan tindakan melanggar hukum.“Kami mengajak seluruh peserta aksi dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban. Sampaikan aspirasi dengan damai, karena keamanan dan kenyamanan adalah tanggung jawab kita bersama,” ucapnya.Terkait pengaturan arus lalu lintas di sekitar Jalan Medan Merdeka Barat dan sekitarnya, Susatyo menyebut pengalihan arus akan bersifat situasional.Penutupan jalan hanya akan dilakukan jika jumlah massa di lapangan meningkat signifikan dan menutup badan jalan.“Pengaturan arus lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan. Kami mohon pengertian masyarakat atas potensi kepadatan yang terjadi,” jelas Susatyo.Baca juga: 1.392 Personel Gabungan Dikerahkan Jaga Demo Buruh di JakartaNamun, untuk menghindari kemacetan, polisi menyarankan masyarakat yang biasa melintasi kawasan Gambir dan Istana Negara agar mencari rute alternatif lain.
(prf/ega)
Polisi Amankan Demo Buruh di Patung Kuda Dilarang Bawa Senjata Api
2026-01-12 00:02:44
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:43
| 2026-01-11 23:28
| 2026-01-11 22:02
| 2026-01-11 21:45
| 2026-01-11 21:41










































