"Domba yang Hilang Kembali Pulang", Cerita Anak Muda Penuhi Gereja Saat Misa Natal

2026-01-31 01:30:14
JAKARTA, - Istilah "domba yang hilang" menjadi ungkapan guyonan sekaligus refleksi yang populer di kalangan anak muda setiap perayaan Natal tiba.Ungkapan ini menggambarkan fenomena kaum muda yang biasanya jarang terlihat di ibadah mingguan, namun mendadak memadati gereja saat hari raya besar seperti Natal.Pemandangan ini terlihat nyata pada Misa ketiga atau misa sesi terakhir pukul 22.00 WIB di Gereja Katolik Santo Yohanes Penginjil, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu .Bangku-bangku gereja hingga area tenda didominasi oleh wajah-wajah jemaat muda yang tengah beribadah dengan khidmat.Baca juga: Ini Rangkaian Kegiatan Perayaan Natal 2025 di Gereja Katedral JakartaViani (20), salah satu jemaat muda yang hadir malam itu, menceritakan bagaimana istilah tersebut kerap menjadi guyonan di antara teman-teman sebayanya."Kalau misalkan di misa-misa hari raya besar begini, biasanya tuh slogan dari anak-anak muda itu kayak 'domba yang hilang kembali lagi ke rumahnya'," ujar Viani saat ditemui Kompas.com di lokasi, Rabu.Menurut Viani, momen Natal memiliki daya tarik ajaib yang mampu memanggil pulang anak-anak muda yang selama ini malas beribadah."Mungkin orang-orang yang malas untuk gereja (di hari biasa), di hari-hari besar ini domba-domba yang hilang itu, mereka semua pada berbondong-bondong buat merayain hari kelahiran Tuhan Yesus. Akhirnya datang lagi ke gereja, ke rumah Tuhan lagi," lanjutnya sembari tertawa.Baca juga: Lokasi Parkir di Gereja Katedral Jakarta dalam Perayaan Natal 2025Senada, Charren (20), pemudi yang juga aktif sebagai pelayan di gereja tersebut, tidak menampik adanya motivasi ibadah yang lebih tinggi bagi anak muda saat masa Natal.Bahkan, menurutnya gereja menjadi tempat yang seru karena lingkungan yang dinilai menawarkan pertemanan yang positif, bahkan peluang asmara."Kalian kalau aktif di gereja tuh nemu banyak pengalaman, wawasan, dan juga teman-temannya juga sebenarnya seru-seru banget," tutur Charren.Ia pun mengajak para anak muda untuk aktif beribadah di gereja karena komunitas gereja sangat terbuka bagi siapa saja.Baca juga: Saat Gultik Blok M Jadi Destinasi After Party Jemaat Gereja Usai Misa Malam Natal"Jadi kayak buat kalian yang masih malas-malas untuk ke gereja, mungkin tidak apa-apa ke gereja saja lah. Siapa tahu juga dapat jodoh, tidak ada yang tahu kan, kita menyambut semua kok," ucapnya sambil tertawa."Pesannya buat anak-anak muda, ayo pergi ke gereja. Gereja itu seru loh. Sebenarnya seru, lebih dekat sama Tuhan, yang pastinya hidup kalian lebih happy", sambungnya.Sementara itu, perwakilan Panitia Natal Gereja, Lia, membenarkan fenomena banyaknya anak muda yang datang ke gereja saat Natal.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-31 07:41