170.000 Wisatawan Diprediksi Kunjungi Candi Borobudur, Kemacetan Kendaraan Jadi Sorotan

2026-01-11 22:38:51
170.000 Wisatawan Diprediksi Kunjungi Candi Borobudur, Kemacetan Kendaraan Jadi Sorotan
MAGELANG, — Pengelola destinasi wisata Candi Borobudur memproyeksikan kunjungan wisatawan selama pekan liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mencapai 170.000 orang.Angka ini diprediksi meningkat 10 persen dibandingkan periode yang sama pada Nataru 2024/2025.Direktur Komersial PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (InJourney Destination Management/IDM), Gistang Richard Panutur, mengatakan bahwa dari total perkiraan 170.000 turis, mayoritas berasal dari wisatawan domestik.Baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem di Sumsel Saat Nataru, BMKG Prediksi Hujan Lebat hingga 1 Januari 2026"Wisatawan mancanegaranya sekitar 20 persen dari target kami (170.000). Kami memang menjaring mobilitas wisatawan domestik," ujar Gistang di kompleks Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin .Untuk menyambut lonjakan kunjungan, IDM telah melakukan pelatihan dan pembekalan wawasan bagi petugas layanan wisatawan serta pemandu wisata demi memastikan standar pelayanan yang tinggi.Menyikapi potensi kepadatan kendaraan di kawasan Candi Borobudur, Gistang menyatakan pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan setempat untuk manajemen lalu lintas."Untuk mobilitas kami berhubungan dengan Dinas Perhubungan untuk manajemen lalu lintas. Karena di sini pasti akan menumpuk," ungkapnya.Secara terpisah, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang, Mashadi, mengonfirmasi kesiapan pihaknya dalam mengantisipasi kemacetan di sepanjang Candi Mendut, pertigaan Karet, hingga pertigaan Kujon, yang merupakan akses utama menuju Candi Borobudur."Troublemaker-nya di rangkaian (jalur) itu," kata Mashadi kepada Kompas.com, Senin .Mashadi menjelaskan bahwa kemacetan biasanya terjadi satu hingga dua hari setelah hari Natal, dengan puncak kepadatan terjadi pada pagi hari saat wisatawan mulai berdatangan.Berdasarkan pengalaman sebelumnya, antrean kendaraan saat libur Nataru seringkali mencapai kawasan Candi Mendut, terutama pada sore menjelang jam operasional candi berakhir.Untuk mengatasi hal ini, Dinas Perhubungan menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas mulai dari Kampung Seni Borobudur di Kujon.Baca juga: Kawasan Candi Borobudur Diprediksi Macet saat Libur Nataru, Simak Rekayasa Lalu LintasnyaKepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang, Suhud Joko Prayitno, memaparkan bahwa setelah pengunjung keluar dari candi, sebagian kendaraan akan dialihkan melalui jembatan Sigug."Dari sana, bagi pengendara tujuan Yogyakarta, diarahkan menuju perempatan Masjid Kubah Emas. Untuk sepeda motor atau mobil bisa langsung belok kanan, sedangkan bus diminta belok kiri menuju Blondo agar tidak menimbulkan kemacetan di pertigaan Karet," jelas Suhud."Kalau memang padat, kami buat kendaraan memutar di lapangan drh. Soepardi untuk kendaraan kecil. Kalau bus lewat Blondo," tambahnya.


(prf/ega)