21 Napi Risiko Tinggi Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

2026-01-12 14:34:52
21 Napi Risiko Tinggi Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan
Jakarta - Sebanyak 21 warga binaan high risk Lapas Kelas 1 Cirebon dipindahkan ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan. Hal ini disampaikan Kepala Lapas Kelas 1 Cirebon, Nanank Syamsudin.“Ini adalah bentuk komitmen kami melakukan pembinaan yangg tepat sesuai dengan tingkat risikonya, agar tujuan dari pembinaan dapat terwujud, yaitu warga binaan mandiri yang menyadari kesalahannya dan siap kembali ke masyarakat,“ kata Nanank Syamsudin dalam keterangannya, Rabu ."Pemindahan ini juga merupakan bentuk komitmen Lapas Cirebon untuk memutus rangkaian pelanggaran yang terjadi. Diharapkan dapat selalu menciptakan lingkungan aman dan kondusif,” sambungnya.AdvertisementIa menyebut, salah satu warga binaan yang dipindahkan itu terlibat kasus peredaran narkoba atas nama inisial MMG, yang saat ini sedang diperiksa oleh Bareskrim Polri.“Kami sudah bekerjasama dengan bareskrim untuk mengungkap peristiwa yang melibatkan satu warga binaan kami, yang diduga terlibat peredaran narkoba bekerjasama dengan masyarakat luar," sebutnya."Kami mendukung penuh tindakan terhadap warga binaan kami, apabila ternyata betul dan terbukti dia melakukan pelanggaran pidana. Sebelum dipindahkan ke Nusakambangan, MMG kami tempatkan di sel isolasi," tambahnya. 


(prf/ega)