JAKARTA, - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi kembali terkoreksi pada perdagangan Selasa , usai ditutup melemah 0,13 persen ke 8,649 pada Senin kemarin. Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG berada di penghujung gelombang ketiga atau wave [iii] dari wave 5. Dengan kondisi tersebut, indeks berpeluang terkoreksi terlebih dahulu untuk menguji area 8.464-8.560.“Kami memperkirakan saat ini IHSG sedang berada di akhir wave [iii] dari wave 5 pada label hitam, sehingga selanjutnya IHSG rawan terkoreksi dahulu untuk menguji 8,464-8,560 sekaligus menutup area gap tipisnya,” ujar Herditya dalam analisis hariannya.Baca juga: Wall Street Loyo di Awal Pekan, Investor Bersikap Hati-hati Namun demikian pasar tetap perlu mencermati skenario terburuk. Dalam skenario alternatif, IHSG disebut telah menyelesaikan wave (1) dan berisiko mengalami koreksi yang lebih dalam hingga mendekati area 8.000-an.“Namun worst case (merah), IHSG sudah menyelesaikan wave (1) dan akan terkoreksi cukup dalam ke area 8,000-an,” paparnya. Secara teknikal level support IHSG berada di kisaran 8.553-8.493. Sementara resistance terdekat berada di area 8.714-8.821. Baca juga: Airlangga Pamer ke Prabowo, Ekonomi Baik hingga IHSG Cetak Rekor Tertinggi Sementara itu, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, melihat IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance 8.620-8.720.“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance 8.620-8.720,” ucap Nico. Saham apa saja yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini di Bursa Efek Indonesia? Berikut rekomendasi saham hari ini dari dua sekuritas.Baca juga: IHSG Ditutup Melemah 0,13 Persen pada Level 8.649MNC Sekuritas: Saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) ditutup di harga Rp 7.175 dan direkomendasikan buy on weakness. Secara teknikal, pergerakan AADI berada pada bagian akhir dari wave [v] pada wave A dalam struktur wave (B). Kondisi ini mengindikasikan potensi kelanjutan tren, meski tetap disertai peluang koreksi jangka pendek.Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) ditutup di level Rp 3.600 dengan rekomendasi spec buy. Dari sisi teknikal, BRPT saat ini berada pada bagian dari wave [iii] dalam wave C, yang umumnya mencerminkan fase penguatan lanjutan dengan momentum relatif kuat.Saham PT Indosat Tbk (ISAT) ditutup di harga Rp 2.370 juga direkomendasikan buy on weakness. ISAT diperkirakan tengah berada pada bagian wave [iv] dari wave C, yang menunjukkan fase koreksi terbatas sebelum berpotensi kembali melanjutkan penguatan.Saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) ditutup di harga Rp 550 dan masuk dalam rekomendasi buy on weakness. Secara teknikal, SIDO berada di awal wave [v] dari wave 1 dalam wave (C), yang membuka peluang kenaikan lanjutan.Baca juga: IHSG Menuju Santa Claus Rally, Ini Saham-saham Pilihan AnalisPilarmas Investindo Sekuritas:Saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) terakhir diperdagangkan di level Rp 5.975. Secara teknikal, area support berada di kisaran Rp 5.675, sementara resistance terdekat di Rp 6.400. RAJA memiliki target harga jangka pendek di Rp 6.350.Saham PT Indika Energy Tbk (INDY) tercatat di harga Rp 2.250. Support saham ini berada di area Rp 2.120, dengan resistance di Rp 2.470. INDY diproyeksikan menguji target harga Rp 2.420.Saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) ditutup di harga Rp 1.390. Level support terdekat di Rp 1.330, resistance di Rp 1.465. ADMR memiliki target harga di Rp 1.450. Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.
(prf/ega)
IHSG Hari Ini Berpotensi Terkoreksi ke Level 8.464-8.560, Cek Saham Rekomendasi Analis
2026-01-11 03:24:12
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:14
| 2026-01-11 03:46
| 2026-01-11 03:38
| 2026-01-11 03:33
| 2026-01-11 02:30










































